Mulai Galau, Pemkot Mojokerto Bentuk Timsus Proyek GMSC

Mulai Galau, Pemkot Mojokerto Bentuk Timsus Proyek GMSC ?Mulai berubah, penampilan GMSC yang kini dikerjakan rekanan. Proyek ini akan menyisakan sejumlah pekerjaan lanjutan yang tak selesai tahun ini. Foto: YUDI EKO P/BANGSAONLINE

Diketahui, sesuai kontrak kerja, proyek finishing GMSC dikerjakan selama 120 hari terhitung mulai 31 Agustus-28 Desember 2017. pekerjaannya meliputi pembangunan ruang genset dan ruang panel, pemasangan keramik, pintu dan kaca serta pengecatan.

Selain itu, juga ada pekerjaan mekanik, seperti AC, PMK dan Pompa serta pekerjaan elektrical seperti kelistrikan, sound system hingga CCTV. Sedangkan untuk meubeler, lift dan eskalator akan dianggarkan tahun 2018.

Henry menuturkan proyek tersebut akan menyisakan sejumlah pekerjaan. Diantaranya adalah pengadaan eskalator, lift, pagar dan genset. Termasuk satu pos pintu masuk, tahun ini PU akan menyelesaikan dua pos. Satu pos sisanya dilanjut pada pengadaan berikutnya.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) GMSC Ferry Hendry mengatakan, estimasi nilai kekurangan pekerjaan pasca pembangunan tahun 2017 mencapai kisaran Rp 6-7 miliar. "Dan itu tidak mungkin dianggarkan dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Sebab terkendala waktu pemesanan lift dan eskalator minimal empat bulan," paparnya.

Ferry mengklaim telah berhasil menghemat biaya pembangunan sebesar Rp 1 miliar setelah melalui proses negosiasi dengan rekanan. "Sebenarnya pemenang tender menawar Rp 32.720.025.941 miliar, namun kami meneken kontrak Rp 31.763.752.000 miliar setelah melakoni serangkaian proses negoisasi," katanya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto Edwin Endra Praja berharap proyek tersebut selesai tepat waktu. "Ya harapan kami cuma selesai tepat waktu, itu saja. Selebihnya, jangan sampai di korupsi," pungkasnya. (yep/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO