Pimpinan Perusahaan HARIAN BANGSA, Abdurrahman Ubaidah, memberikan cinderamata kepada Ibnu Sobir.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Fungsionaris DPW PKS Jawa Timur menyambangi kantor redaksi HARIAN BANGSA di Jalan Gayungsari IX No. 5. Rombongan dipimpin Ketua Bidang Pembangunan Umat (BPU) DPW PKS Jatim Ibnu Sobir. Anggota parlemen Kota Surabaya itu menyampaikan kedatangan pihaknya untuk silaturahim sekaligus berterima kasih kepada Harian Bangsa yang secara kontinyu memberitakan Lomba Kitab Kuning yang diadakan oleh PKS.
Pada kesempatan itu, fungsionaris PKS Jatim juga membawa serta juara Lomba Kitab Kuning tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Fraksi PKS DPR RI. Kebetulan pemenang utamanya itu santri asal Jawa Timur. Muhammad Al Habib yang menjadi juara satu adalah santri asal Pondok Pesantren Darul Lughah Wadda'wah pimpinan Habib Zain bin Hasan bin Ahmad Baharun.
BACA JUGA:
- HUT ke-26 HARIAN BANGSA, Gelar Khotmil Quran dan Doa Bersama Anak Yatim
- Wartawan BANGSAONLINE dan HARIAN BANGSA Raih Penghargaan Jurnalis Inspiratif CIMB Niaga 2025
- Raker Bersama HARIAN BANGSA di Yogyakarta, inilah Sejarah BANGSAONLINE
- Raker HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com di Yogyakarta, Songsong 2026 dengan Optimisme
"Kami bersilaturahim ke redaksi HARIAN BANGSA untuk berterimakasih karena telah secara rutin memberitakan Lomba Kitab Kuning yang Alhamdulillah dimenangkan oleh santri asal Jatim. Karena itu sekalian kami. Ajak ananda Al Habib ke sini," tutur Sobir, Jumat (27/10).
Sobir menambahkan, HARIAN BANGSA adalah mitra strategis PKS. Sebab koran tersebut merupakan julukan kaum Nahdliyin dan pondok pesantren. Karena itu sejalan dengan PKS yang merupakan partai berasaskan Islam. Dirinya mengakui, kalau salah satu media dengan segmen pembaca warga NU yang eksis adalah Harian Bangsa.
Alumni Pondok pesantren Darul Ulum Jombang ini berharap, ke depan bisa bersinergis dengan HARIAN BANGSA. Utamanya terkait dengan Bidang Pembangunan umat yang ia pimpin. Karena, dirinya menilai ada kesamaan antara BPU dengan rubrikasi di HARIAN BANGSA terutama rubrik Religia yang menjadi ciri khas HARIAN BANGSA.
"HARIAN BANGSA ini salah satu media yang dibaca warga NU. Makanya kami silaturahim ke sini. Semoga ke depan ada sinergisitas yang terbangun dengan lebih strategis. Termasuk kami juga perlu kritikan dan masukannya," imbuh Sobir.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




