"Sesuaikan aturan Dinas Dalam di Armatim, karena kalian satu tahun meninggalkan Armada dalam misi perdamaian dunia sebagai Satgas MTF XXVIII-I / UNIFIL. Kalian berhasil melaksanakan tugas mulia selama mengemban misi di Lebanon. Saya harapkan kalian kembali dalam keadaan sehat walafiat. Penilaian PBB kepada kru kita semua baik, artinya Indonesia mendapatkan apresiasi atas tugas yang dilaksanakan sesuai aturan patuh pada hukum yang berlaku. Semoga disiplin kalian harus tetap dijaga setelah kembali ke Armatim. Patuhi semua aturan yang ada di Pangkalan. Sekali lagi selamat bertemu dengan keluarga, manfaatkan waktu dengan hal yang positif selamat bergabung kembali dengan Koarmatim," tegasnya.
KRI Bung Tomo-357 sebagai salah satu unsur Maritime Task Force UNIFIL harus mengamankan Laut Mediterania Lebanon dari kegiatan kegiatan ilegal yang dapat mengganggu perdamaian di Lebanon dengan melaksanakan Maritime Interdiction Operation (MIO) dan Surveillance Operation. Tujuan pengamanan ini untuk mendukung Angkatan Laut Lebanon (LAF NAVY), mencegah penyelundupan senjata, dan material senjata melalui laut menuju Lebanon.
Selain itu, KRI Bung Tomo-357 juga memberikan latihan secara berkala kepada Angkatan Laut Lebanon untuk meningkatkan kemampuan mereka agar suatu saat Angkatan Laut Lebanon mampu melaksanakan tugas keamanan laut di wilayah perairan teritorialnya sendiri.
Selain sebagai penjaga perdamaian, KRI Bung Tomo-357 juga berperan aktif dalam diplomasi budaya dengan mengenalkan budaya dan kesenian tradisional Indonesia, baik saat kegiatan Open Ship bagi warga Lebanon maupun dalam beberapa event penting di Lebanon bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut Lebanon. Hal inilah yang membuat Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I UNIFIL senantiasa mendapatkan tempat di hati masyarakat Lebanon.
Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I UNIFIL mengakhiri misinya di Lebanon pada tanggal 26 September 2017 dengan melaksanakan prosesi Upacara Transfer of Authority dari KRI Bung Tomo-357 ke KRI Usman Harun-359.
Sejak tanggal 27 September 2017, KRI Bung Tomo-357 melaksanakan Operasi Penyeberangan dari Lebanon - Indonesia. Selama operasi penyeberangan KRI Bung Tomo-357 singgah di Port Said Mesir, Jeddah Saudi Arabia, Salalah Oman, Colombo Srilanka, Belawan, Jakarta dan akhirnya kembali ke Pangkalan Koarmatim Surabaya pada tanggal 6 November 2017 dengan aman.
Hadir dalam acara tersebut, Kasarmatim Laksma TNI Roberth W. Tappangan, S.H., para Komandan Lantamal Wilayah Timur, Danguskamlatim Kolonel Laut (P) Agus Hariadi, Irarmatim Kolonel Laut (T) Amrein, Para Asisten Pangarmatim, dan Para Komandan Satuan jajaran Koarmatim serta Ibu-ibu Jalasenastri dan para keluarga prajurit TNI AL yang menyambut di Dermaga. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




