Gunakan anggaran APBD-P Pemkab Blitar perbaiki sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Blitar mengebut perbaikan ratusan titik jalan. Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Blitar Sudarman mengatakan, perbaikan yang dilakukan mencapai 300 titik jalan.
"Ditargetkan sebelum akhir tahun sebanyak 300 titik jalan itu sudah selesai pengerjaannya. Karena anggaran yang digunakan untuk perbaikan jalan tersebut menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) sehingga harus selesai habis tahun," jelas Sudarman, Minggu (19/11).
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Dalam APBD-P pihaknya mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 34 miliar. Namun ia mengaku, hanya digunakan untuk perbaikan jalan berupa tambal sulam. Mengingat minimnya waktu yang tersedia jika harus digunakan untuk proyek besar. "Karena waktunya terbatas otomatis tidak ada penambahan proyek. Hanya perbaikan di 300 titik tersebut, yang menyebar diseluruh wilayah di Kabupaten Blitar," tuturnya.
Sudarman menjelaskan, pihaknya memprioritaskan jalan dengan kondisi yang sudah rusak parah. Baru disusul dengan jalan yang hanya membutuhkan tambal sulam saja.
Perlu diketahui, pengerjaan 300 titik perbaikan ini dikerjakan pihak ketiga dengan sistem pengadaan langsung untuk mempercepat penyelesaian proyek. Sudarman menambahkan pengerjaan 300 titik ini ditargetkan selesai pada 20 Desember nanti seperti proyek tahap satu.
Beberapa titik jalan yang rusak parah yang banyak dikeluhkan masyarakat salah satunya yakni jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Tepatnya di selatan sabuk dam penghubung Desa Kedawung dengan Desa Sumberasri.
Pantauan di lapangan, kondisi jalan terlihat berlubang dan digenangi air jika hujan. Hal itu diperparah dengan banyaknya truk angkutan pasir dan batu yang melintas. (blt1/tri/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




