Aniaya Guru Hingga Meninggal, Siswa SMA Torjun Sampang Ditangkap Polisi

Aniaya Guru Hingga Meninggal, Siswa SMA Torjun Sampang Ditangkap Polisi Budi Cahyono, guru kesenian SMA Negeri I Torjun Sampang Madura Jawa Timur yang diduga dianiaya HI, muridnya sendiri hingga meninggal dunia. foto: istimewa/whatsapp

Namun ada versi lain. Saat itu Budi mengajar seni lukis Holili tidak mendengarkan keterangan guru tapi malah mengganggu teman-temannya dengan mencoret lukisan-lukisan teman-temannya. Budi menegur Holili tapi tak dihiaraukan. Budi kemudian mencoret pipi muridnya itu dengan tinta lukis sebagai bentuk teguran.

Tenyata Holili tak terima. Ia langsung berdiri dan memukul Budi. Holili juga mencegat sang guru setelah pulang sekolah dan memukul korban. Menuut Hery, berdasarkan olah data tim intelijen Polsek Torjun, pemukulan sepulang sekolah itu dilakukan Holili di Jalan Raya Jrengik, Sampang.

Budi sempat pulang ke rumahnya setelah mengalami aksi kekerasan itu. Sampai di rumahnya ia pingsan. Ia kemudian dirujuk ke RS Dr Soetomo di Surabaya.

Hasil diagnosa dokter, Budi mengalami mati batang otak (MBO). Semua organ dalam tubuhnya sudah tak berfungsi. Ia pun meninggal di RS Dr Soetomo.

Sikap prihatin juga disampaikan Bupati Sampang Fadhilah Budiono. Menurut dia, kasus ini tak seharusnya terjadi di dunia pendidikan kita.

Kasus ini kini viral di medsos. Banyak netizen menganggap kasus ini merupakan perbuatan sadis. Sementara di tengah viral kasus aksi kekerasan ini netizen juga memunculkan pernyataan tokoh Madura Prof Dr Mahfud MD yang intinya bahwa dulu orang tuanya selalu sowan ke gurunya mengucapkan terimakasih setiap dirinya dihukum oleh gurunya di sekolah. (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO