Khofifah saat mengunjungi langsung sentra industri tenun ikat Parengan Kecamatan Maduran Lamongan, Kamis (15/2) petang.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus keliling daerah sekaligus untuk navigasi program.
"Saya ingin menyisir potensi daerah,"'kata Khofifah saat berkunjung di sentra industri tenun ikat Parengan Kecamatan Maduran Lamongan, Kamis (15/2) petang.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
Di hadapan para pengrajin dan masyarakat Parengan Khofifah menceritakan pengalamannya saat mengenakan baju berbahan tenun Parengan dan baju yang dikenakan itu adalah kain hasil tenun Parengan Lamongan namun tidak ada yang percaya.
Pengalaman itulah sebagai salah satu sembrani dirinya untuk menjelajah daerah demi potensi daerah.
"Pengalaman saya, ketika saya mengenakan baju berbahan kain tenun parengan banyak yang tidak percaya," kata Khofifah.
Dan selalu disangkanya bahwa baju kain tenun dari NTT, Mataram, Kutai, Bali atau produk luar Jawa. Padahal kainnya dari Parengan. Makanya, ia penasaran ingin melihat dari dekat kain tenun Parengan.
Makanya untuk menumbuhkan kebanggan dan pengembangan pemasaran produk-produk daerah, pihaknya akan mendirikan pusat informasi super koridor.
"Apakah akan ditempatkan di Lamongan atau Bojonegoro, masih melihat keadaan nanti," katanya.
Di kantor pusat informasi super koridor itu akan disiapkan, lawyer, translater dan operator.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




