Khofifah saat mengunjungi langsung sentra industri tenun ikat Parengan Kecamatan Maduran Lamongan, Kamis (15/2) petang.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terus keliling daerah sekaligus untuk navigasi program.
"Saya ingin menyisir potensi daerah,"'kata Khofifah saat berkunjung di sentra industri tenun ikat Parengan Kecamatan Maduran Lamongan, Kamis (15/2) petang.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
Di hadapan para pengrajin dan masyarakat Parengan Khofifah menceritakan pengalamannya saat mengenakan baju berbahan tenun Parengan dan baju yang dikenakan itu adalah kain hasil tenun Parengan Lamongan namun tidak ada yang percaya.
Pengalaman itulah sebagai salah satu sembrani dirinya untuk menjelajah daerah demi potensi daerah.
"Pengalaman saya, ketika saya mengenakan baju berbahan kain tenun parengan banyak yang tidak percaya," kata Khofifah.
Dan selalu disangkanya bahwa baju kain tenun dari NTT, Mataram, Kutai, Bali atau produk luar Jawa. Padahal kainnya dari Parengan. Makanya, ia penasaran ingin melihat dari dekat kain tenun Parengan.
Makanya untuk menumbuhkan kebanggan dan pengembangan pemasaran produk-produk daerah, pihaknya akan mendirikan pusat informasi super koridor.
"Apakah akan ditempatkan di Lamongan atau Bojonegoro, masih melihat keadaan nanti," katanya.
Di kantor pusat informasi super koridor itu akan disiapkan, lawyer, translater dan operator.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




