NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tugas Kepolisian dan TNI bakal sedikit lebih ringan dalam menghadapi masalah keamanan menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Sebab kandidat yang bertarung sama-sama dari ormas terbesar di negeri ini, yakni NU.
Memang suasana menjelang digelarnya Pilgub yang diikuti pasangan Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Puti seakan jauh dari suasana panas. Kedua pasangan yang notabene berangkat dari kaum Nahdliyin tersebut bak menghipnotis masyarakat Jatim dengan suasana yang dingin.
BACA JUGA:
- Wisatawan Jatim Naik 31 Persen, Kapolda Jatim Pastikan Pengamanan Tetap Ketat Pasca Operasi Ketupat
- Safari Ramadhan di Mapolda Jatim, Kapolri Jamin Stok BBM Subsidi Aman Jelang Idulfitri
- Panen Jagung di Banyuwangi, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jaga Ketahanan Pangan
- Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Jatim Anugerahkan Satyalancana
Hal tersebut diakui Irjen Machfud Arifin, Kapolda Jatim saat berkunjung ke Mako Polres Ngawi selesai mengecek jalan tol, Senin siang (26/03/2018).
"Saya rasa Pilgub kita rasakan tenang-tenang saja kan?" terang Irjen Mahfud Arifin Kapolda Jatim pada BANGSAONLINE.com, Senin (26/3).
Menurut orang nomor satu di Polda Jatim, hampir di seluruh wilayah hukum Polda Jatim untuk tingkat keamanan menjelang Pilgub dinyatakan aman. Hal tersebut tidak terlepas dari para kandidat yang maju sama sama dari warga Nahdliyin.
Suasana yang "adem" tersebut, menurut Machfud Arifin merupakan keuntungan tersendiri bagi petugas keamanan dalam hal ini Polri dan TNI. Hingga orang nomor satu di Polda Jatim berani menyatakan bahwa suasana Pilgub di Jatim akan kondusif.
"Saya yakin kalau dalam Pilgub Jatim kondusif," jelas Kapolda Jatim. (nal/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




