Ketua Tim Kampanye Khofifah-Emil, M. Roziki dan Ketua Tim Kampanye Gus Ipul-Puti, Hikmah Bafaqih hadir dalam media gathering satu hari menjelang Debat Pilgub II. Foto: DIDI R/BANGSAONLINE
“Ada 4 orang panelis dengan latar belakang keilmuan yang mumpuni. Mereka nantinya yang akan menggodok materi yang akan dipakai dalam Debat Publik putaran kedua,” jelas mantan komisioner KPU Kota Surabaya.
Ia merinci, keempat tim panelis tersebut terdiri dari Arif Hoetoro, SE, MT, PhD (Universitas Brawijaya Malang), Drs. Mohammad Hasan, M.Sc, Ph.D (Rektor Universitas Jember), Prof Dr. Ir. Nuhfil Hanan AR, MS (Universitas Brawijaya Malang) dan Nurul Barizah, SH, LLM, Ph.D (Universitas Airlangga Surabaya).
“Tim panelis tersebut, yang nantinya akan langsung memberikan soal untuk Debat Publik Kedua Pilgub Jatim,” pungkas Choirul Anam.
Para panelis juga berkoordinasi dengan tim kampanye kedua pasangan calon, Bawaslu maupun media partner hingga tim perumus.
“Insya Allah sudah siap semua, mulai dari materi, lokasi debat, tim keamanan dari Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. Hari ini kita akan melakukan finalisasi untuk debat besok,” imbuhnya.
Sementara itu, Hadi Mulyo Utomo, anggota Tim Kampanye Khofifah-Emil mengaku sepakat moderator diberi kuasa untuk menghentikan debat. Dengan demikian tidak terjadi debat kusir yang kontra produktif, karena sejatinya debat kandidat ini adalah sarana untuk memperkenalkan program dan mengadu program antar kandidat.
Karenanya, lanjut Hadi, kalau terjadi debat kusir maka program yang disampaikan tidak akan bisa ditangkap dengan jelas oleh pemirsa televisi, khususnya warga Jawa Timur. Padahal warga Jawa Timur harusnya bisa mengetahui program dan visi masing-masing calon lewat tayangan debat terbuka ini.
"Kami berharap moderator bisa tegas mengendalikan forum agar dinamis dan kondusif. Selain itu moderator juga harus bisa mengkontrol suporter yang hadir agar tertib. Di luar itu, kami sudah siapkan kejutan. Lihat saja nanti," ujar alumni Fakultas Hukum Unair tersebut. (mdr/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




