Khofifah saat memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Gedangan.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Cagub Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pasar tradisional Gedangan, Sidoarjo. Khofifah memilih mengunjungi pasar di pagi hari agar bisa bertemu banyak pedagang dan mendengar keluh kesahnya.
Selain serap aspirasi, Khofifah juga sempat membeli kebutuhan dapur seperti tempe, bahkan sempat memotong tempenya. Di hadapan pedagang mantan Mensos itu menunjukkan telunjuk jarinya, pertanda nomor 1.
BACA JUGA:
- Mukernas GPdI 2026 di Surabaya, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi
- Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Gubernur Khofifah: 1 Muharram Momentum Perkuat Kesalehan Sosial
- Bertabur Hadiah, Gubernur Khofifah Ajak Warga Meriahkan Jalan Sehat Tahun Baru Islam
- Wisuda Tahfidz Khadijah Surabaya, Gubernur Khofifah: Generasi Qurani Jadi Modal Daya Saing Bangsa
"Para pedagang pasar tradisional ini semua mengeluh bahwa ada kenaikan kebutuhan pokok di bulan Ramadhan ini. Ada beberapa item yang mengalami kenaikan," kata Khofifah kepada wartawan di Pasar Gedangan, Sabtu (2/6/3018).
Khofifah disambati pedagang yang takut bila tidak ada pembeli jika harga naik. Jika sepi pembeli, mereka kesulitan menjual. Namun setelah dicek, hanya daging ayam, telur, ikan tawar dan laut yang mengalami kenaikan.
"Kebutuhan-kebutuhan masyarakat saat berpuasa ingin menikmati gizi yang baik, protein yang lebih baik sehingga mereka meningkatkan kualitas menunya di bulan Ramadan, jadi harga naik," ungkap Khofifah.
"Sebaiknya masyarakat saling menyesuaikan kemampuan dan kebutuhannya. Selama ini permintaan kebutuhan meningkat, namun suplai sedikit. Itu yang membuat kenaikan harga jual," katanya.
"Kami mengharapkan untuk pasar tradisional yang berskala besar seharusnya ada gudang-gudang. Efektif tidaknya sebuah gudang didirikan itu menjadi penting, kalau ada gudang akan memperpendek jalur distribusi," jelas Khofifah. (cat/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




