Selasa, 09 Maret 2021 05:29

Sepasang Kekasih di Kediri Tega Bunuh dan Kubur Bayinya Sendiri

Kamis, 03 Januari 2019 14:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Arif Kurniawan
Sepasang Kekasih di Kediri Tega Bunuh dan Kubur Bayinya Sendiri
Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal memegang cangkul yang digunakan mengubur bayi didampingi Wakapolres dan Kasatreskrim saat menggelar rilis sepasang kekasih yang tega bunuh bayinya sendiri. foto: ARIF K/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sepasang kekasih, AI (18) warga Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri dan LI (19) warga Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, diamankan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kediri.

Kedua pelaku itu diamankan lantaran telah membuang dan mengubur bayinya dari hasil hubungan gelap. 

Kasus tersebut terungkap dari seorang warga yang bernama Sumarti warga Dusun Bukaan Desa Keling Kecamatan Kepung, yang curiga saat keluar ke belakang rumahnya. Saat itu ia melihat gundukan tanah seperti kuburan yang berada di dekat pohon bambu. Lantaran curiga, Sumarti memberitahu anaknya untuk membongkar gundukan tanah.

Saat dibongkar, isi gundukan itu ternyata bayi berjenis kelamin laki-laki. Kaget ada bayi terkubur di belakang rumahnya itu, Sumarti melapor ke Polsek Kepung.

"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, kedua pelaku sepasang kekasih ini kita amankan," ungkap Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton, Kamis (3/1/2019).

Kapolres Kediri membeberkan kronologi kasus tersebut. Yakni, awalnya LI yang saat itu berada di tempat kos Tulungagung merasa akan melahirkan. Pelaku berusaha melahirkan si jabang bayi sendirian.

Setelah berhasil melahirkan dan tak ingin ada orang yang tahu, pelaku mencekik bayinya. Bayi yang sudah meninggal dunia itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong tas plastik dan dibawa menemui sang pacar.

"Pelaku wanita ini setelah melahirkan menghubungi pacarnya. Mereka ketemu di jalan raya Desa Blaru Kecamatan Badas," beber AKBP Roni Faisal.

Masih kata Kapolres Kediri, setelah bertemu, jasad bayi itu dimasukan ke jok sepeda motor. Bayi itu kemudian dibawa ke lokasi kejadian dan dikubur oleh pelaku. Pelaku meminjam cangkul dan mengubur bayi tersebut.

"Kedua pelaku ini takut bayi dari hasil hubungan gelap ini ketahuan orang. Semua barang bukti sudah kita amankan dan kedua pelaku masih dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut," jelas Kapolres Kediri.

Sementara itu atas perbuatannya, keduanya akan dijerat undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (rif/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...