Banyak kapal ditambatkan karena takut melaut.
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Cuaca ekstrem masih berlangsung di perairan Pacitan. Bahkan hari ini, sejumlah nelayan andon yang menahkodai slerek memilih pulang ke kampung halaman. Mengingat, gelombang masih begitu tinggi. Demikian juga kecepatan angin masih cukup kencang.
Komandan Pos Kamladu Pacitan, Pelda Totok, mengimbau agar masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Utamanya para nelayan agar sementara waktu tidak pergi melaut. "Di darat saja angin cukup kencang, apalagi di tengah laut. Tentu hembusan angin bakal lebih kencang lagi. Tentu ini sangat membahayakan keselamatan nelayan," ujarnya, Kamis (24/1).
BACA JUGA:
- BPBD Pacitan Imbau Warga Waspada Gempa dan Potensi Tsunami
- Pacitan Berpotensi Gempa Megathrust, ini Penjelasan BMKG
- Tinjau Hasil Rekonstruksi Talud di Pacitan, Gubernur Jatim Disambut Ucapan Terima Kasih dari Warga
- Oknum Anggota Polres Pacitan Diduga Perkosa Tahanan Wanita, Kabid Humas Polda: Sudah Ditahan
Menurut Totok, saat ini kecepatan angin mencapai 59 km/jam. Tinggi gelombang bisa mencapai 2,5 hingga 3 meter. "Karena itu demi keselamatan, kami tetap mengimbau agar nelayan sementara waktu ini tidak melaut. Kondisi cuaca masih cukup ekstrim," tegasnya. (yun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




