Ketua DPW PPP Jatim, Musyaffa' Noer saat mendampingi Ketua Umum PPP, Romahurmuzziy di Surabaya, beberapa waktu lalu. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur, Musyaffa' Noer membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuzziy atau Romy.
Namun Musyaffa' meminta seluruh kader dan caleg PPP baik tingkat kabupaten, kota dan provinsi untuk tetap tenang terkait ditangkapnya Ketua Umum PPP Romahurmuziy oleh KPK.
BACA JUGA:
- DPC PPP Kabupaten Kediri Gelar Muscab ke-X, Setyo Budi Siap Lanjutkan Kepemimpinan
- Fokus Regenerasi, Agus Zunaidi Mundur dari Bursa Ketua DPC PPP Kota Blitar
- Sahkan SK PPP Kubu Mardiono, Menkum Tak Tahu Kubu Suparmanto Daftar di Dirjen AHU
- Pelapor Kasus Dugaan Korupsi Hibah Wasbang Ngaku Serahkan Uang ke DPC PPP Situbondo
"Ya saya sudah mendengar itu. Itu bukan di Kantor Kanwil Kemenag Jatim. Itu OTT-nya di Hotel Bumi Surabaya. Sebab Ketum memang bermalam di sana dalam rangka agenda konsolidasi partai di Jatim," kata Musyaffa' kepada wartawan, Jumat (15/3).
Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim ini mengaku tidak tahu saat terjadi OTT oleh KPK di Hotel Bumi.
"Saya tidak menemani Ketum tidur di hotel. Saya pulang, dan pagi tadi baru mendengar berita itu," tandas anggota DPRD Jatim daerah pemilihan Madura tersebut.
Romy sendiri kata Musyafak, hadir di Jatim melakukan konsolidasi dua hari yaitu Rabu sampai Kamis ke wilayah Malang Raya, Blitar, dan Kediri. Romy mengakhiri kegiatan di Surabaya dengan bermalam di Surabaya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




