Harga Gabah Turun, Petani di Jember Duduki Kursi Dewan

Harga Gabah Turun, Petani di Jember Duduki Kursi Dewan Para petani menggelar rapat sendiri di salah satu ruangan Gedung DPRD Jember.

“Terlebih lagi, kami juga merasa bangga bisa menduduki kursi dewan. Karena tidak ada anggota dewan satu pun yang menyambut kami. Padahal kita sudah menunggu sudah 1 jam. Tetapi tetap saya instruksikan rekan-rekan untuk mencoblos. Tetapi yang peduli petani. Perasaan kami ini kecewa sekali,” tegasnya.

Ia mengancam akan demo kembali dengan mengerahkan massa yang lebih banyak, jika seminggu lagi tidak ada perhatian dari pemerintah. "Selain itu, kita akan adakan kongres petani di gedung dewan. Saya akan intruksikan di masing-masing kecamatan agar menyiapkan massa petani aebanyak 5 truk," ancamnya.

Pantauan Bangsaonline.com di gedung dewan, puluhan petani itu merasa kecewa karena tidak ada satu pun wakil rakyat yang mendengarkan keluhannya. “Kami sangat kecewa sekali, harusnya kan ada satu atau dua anggota dewan untuk memperhatikan kami. Karena mereka dibayar dari uang rakyat. Nah, ini malah tidak ada sama sekali,” terangnya

Sementara itu saat dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi B DPRD Jember Bukri menyampaikan dalam sambungan telepon, ketidakhadirian dirinya dalam rapat dengar pendapat (hearing) dengan para petani, karena sedang ada keluarganya yang masuk rumah sakit.

“Jadi saya mengantarkan dulu ke rumah sakit. Bukan tidak mau menemui. Untuk anggota yang lain saya tidak tahu. Tetapi bisa dipastikan saya setiap hari hadir di kantor,” tukasnya.

Terkait surat permohonan hearing dengan Komisi B DPRD Jember, legislator dari PDI Perjuangan ini mengaku belum menerima surat permohonan apapun. “Karena kalau saya terima, saya pasti tahu hari ini ada rapat,” ucapnya singkat. (yud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO