Ketua DPC PDIP Gresik Ir. Hj. Siti Muafiyah (tengah) bersama para pengurus saat menggelar bukber. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPC PDIP Kabupaten Gresik akan menyiapkan kader sendiri untuk diperjuangkan dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 2020.
Hal ini terungkap saat jajaran petinggi dan kader DPC PDIP Gresik menggelar buka bersama (bukber), di kediaman Ketua DPC PDIP Gresik Ir. Hj. Siti Muafiyah, komplek perumahan Darus Sa'adah Gresik Kota Baru (GKB), Minggu (2/6).
BACA JUGA:
- PDIP Jatim Belum Sampaikan 18 Nama Ketua PAC Terpilih se-Gresik, Sekretaris DPC: Rencana Bulan Ini
- Wadahi Kreativitas Gen Z, PDIP Gresik Sukses Gelar Barata Ngabuburit E-Sport Championship 2026
- Perkuat Sinergi Parpol-Ormas, PDIP Gresik Silaturahmi ke PCNU Salurkan 1.000 Sarung
- PDIP Gresik Jaring 24 Nama Calon Ketua PAC Kebomas
Menurut Siti Muafiyah, PDIP layak mendudukkan kader terbaiknya di eksekutif setelah ditetapkan KPU RI sebagai pemenang Pemilu 17 April 2019. "Setelah beberapa bulan kita berjuang mulai dari perekrutan penetapan caleg, kampanye, dan sukses memenangkan pemilihan umum (pemilu) secara nasional, PDIP berhasil mengantarkan kader terbaik menjadi presiden yaitu Joko Widodo," ungkapnya.
Karena itu, PDIP Gresik ingin mengikuti jejak DPP PDIP yang bisa mengantarkan kader terbaiknya di pucuk pimpinan eksekutif. "Saya yakin haqqul yakin PDIP Gresik akan mampu menempatkan kader terbaiknya di eksekutif pada Pilbup 2020, mendatang," tuturnya.
Namun demikian, ia mengakui kalau PDIP Gresik tak mungkin mampu berangkat sendiri mengusung calon bupati (cabup) - calon wakil bupati (cawabup) di Pilbup Gresik 2020. Sebab, dalam Pemilu 2019 lalu PDIP hanya memproleh 6 kursi. Untuk itu, PDIP harus berkoalisi dengan partai lain.
"Partai bisa mengusung cabup dan cawabup kan harus mengantongi 20 persen kursi di parlemen atau 10 kursi dari 50 kursi di DPRD Gresik. Karena PDIP baru punya 6 kursi di DPRD, kita akan koalisi dengan partai lain," paparnya.
Disinggung soal siapa kader yang akan diusung dalam Pilbup Gresik, Siti Muafiyah menyatakan belum bisa menyebutkan nama. "Jagonya lihat nanti setelah koalisi di parlemen terbentuk. Baik calon bupati maupun calon wakil bupati kita siap kader. Dengan naiknya suara PDIP kabupaten, provinsi, dan RI, maka kami wajib merebut kedudukan tertinggi jabatan di eksekutif Pemkab Gresik," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




