Surokim Abdussalam, peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC).
"Kalau pada bulan Januari elektabilitas kandidat mencapai 35 persen, maka ia layak mendapat rekom. Peluang untuk menang pun akan terbuka. Karena peluang mencapai 55 persen yang merupakan ambang batas aman kemenangan akan lebih mudah," imbuh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura tersebut.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menanggapi muncul namanya di bursa calon Pilwali Surabaya. Bupati yang dikenal inovatif semenjak memimpin Pamekasan itu mengaku siap jika memang partai menugasinya.
"Sebagai petugas partai tidak ada pilihan. Siap ditempatkan di mana saja," ujar Baddrut usai menjadi pembicara pada acara Talkshow Inovasi Menghadapi Industri 4.0, yang di gelar Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Surabaya, Sabtu (21/9).
Baddrut yang juga Sekretaris DPW PKB Jatim itu melanjutkan, saat ini partainya tengah melakukan survei dan mengkaji semua nama yang muncul di masyarakat. Seberapa peluang nama-nama tersebut menang di Pilwali Surabaya 2020.
"Jadi bukan hanya miliki survei kuat, tapi juga peluang yang kuat untuk menang. Visi kuat tidak cukup tanpa kemungkinan menang," ungkap mantan Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur itu. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




