
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya Dr KH Muhibbin Zuhri ternyata digadang-gadang maju pilwali Surabaya. Sebanyak 31 Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Surabaya mendukung Cak Ibin – panggilan Muhibbin Zuhri – maju sebagai calon walikota (cawali) atau calon wakil walikota (cawawali) Surabaya. Dukungan 31 MWC NU itu disampaikan dalam pertemuan di kantor PCNU Kota Surabaya.
“Pertemuan itu satu setengah bulan lalu di kantor PCNU Surabaya,” ungkap Moh Siri, Ketua MWCNU Kecamatan Krembangan Surabaya kepada BANGSAONLINE.com, Senin malam (7/10/2019).
Menurut Moh Siri, dalam pertemuan di kantor PCNU Jalan Bubutan Surabaya itu selain dihadiri 31 MWCNU juga hadir Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH Mas Sulaiman.
Siapa yang mengumpulkan? “Ya, Cak Ibin,” tutur Siri yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru.
Berarti Cak Ibin serius maju pilwali? Menurut Siri, Cak Ibin sering bersama Pak Ery Cahyadi, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bapekko) Surabaya. “Ia sering bersama Pak Ery dalam acara NU,” kata Siri. Bahkan, kata Siri, saat bulan Ramadan lalu Cak Ibin turba ke MWC-MWC NU.
Menurut dia, saat PCNU Surabaya mengadakan Madrasah Kader Penggerak (MKP) NU, Ery Cahyadi hadir. Namun ia tak menjelaskan apakah Ery akhirnya diberi sertifikat MKP NU juga.
Menurut pantauan BANGSAONLINE.com, Ery Cahyadi dikenal sebagai orang dekat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma). Kabarnya Risma menjagokan Ery Cahyadi untuk menjadi calon wali kota Surabaya.
Bahkan - menurut Siri - sejak dua tahun terakhir Risma banyak membantu dana untuk acara-acara PCNU Surabaya. “Tampaknya Pak Ery mau dipasangkan dengan Cak Ibin,” katanya. Ery sebagai cawali, sedang Cak Ibin cawawali.
Menurut Siri, Cak Ibin sebenarnya juga dilamar oleh Gerindra dan PKS. Tapi Cak Ibin dikabarkan menolak. “Tanya Pak Agus Diyar, dia tahu,” kata Siri kepada BANGSAONLINE.com. Yang dimaksud Agus Diyar adalah wakil Ketua PCNU Kota Surabaya.
Yang jelas, menurut Siri, 31 MWCNU Surabaya menjagokan Cak Ibin. “Kalau 31 MWCNU mendukung Cak Ibin maju pilwali, apakah cawali atau cawawali, ” kata Siri.
Bagaimana tanggapan Cak Ibin? Saat BANGSAONLINE.com menelpon, dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini tak mau mengangkat. Padahal handphone (HP)-nya aktif. Nada panggil masuk, tapi tak diangkat. Begitu juga saat BANGSAONLINE.com mengirim pesan konfirmasi lewat WhatApp (WA). Hanya dibaca tapi tak dibalas.
Yang menarik, informasi yang diterima BANGSAONLINE.com, Risma tidak hanya menjagokan Ery Cahyadi. Tapi juga menggadang-gadang Hendro Gunawan yang kini dipercaya sebagai Sekkota. Benarkah? Klik berita lain tentang ini di BANGSAONLINE.com. (tim)