Gus Lilur Segera Bangun 19 Pabrik Rokok, Serap 40.000 Pekerja di Tiga Provinsi

Gus Lilur Segera Bangun 19 Pabrik Rokok, Serap 40.000 Pekerja di Tiga Provinsi HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pengusaha nasional asal Situbondo, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy segera membangun 19 pabrik rokok. Nantinya 19 pabrik rokok ini diprediksi menyerap 40.000 tenaga kerja.

Pria yang akrab disapa Gus Lilur itu mengungkapkan, sembilan belas pabrik rokok itu dibangun di tiga provinsi. Tersebar di 17 kabupaten yang memiliki gudang tembakau. Sementara dua kabupaten, yakni Sidoarjo dan Malang akan segera dibangun gudang tembakau.

"19 pabrik rokok itu adalah pabrik rokok level menengah dan skala internasional," kata Gus Lilur, Minggu (15/3/2026).

Alumni santri Denanyar Jombang itu menjelaskan, pihaknya juga akan membangun ratusan Perusahaan Rokok (PR) UMKM. Perusahaan Rokok UMKM ini hanya mempekerjakan 20 karyawan. Ia juga bertekad membangun, membina, dan membiayai 2.000 PR UMKM di 17 kabupaten di 3 provinsi di Indonesia yang menyerap 40.000 Karyawan.

Owner Bandar Rokok Nusantara Global atau Barong Grup ini mengatakan, sebanyak 2.000 PR UMKM ini akan dibiayai untuk manufacturing alias MAKLUN. Ia melanjutkan, hanya 6 jenis rokok kretek dengan 6 jenis tembakau berbeda.

Yakni, Virginia Blend (Tembakau Lombok), Oriental Blend (Tembakau Madura), Burley Blend (Tembakau Jember - Banyuwangi), Besuki Blend (Tembakau Situbondo), Lumajang Blend (Tembakau Lumajang) dan Srintil Blend (Tembakau Temanggung).

"Ke-19 pabrik rokok ala konglomerat akan saya padukan dengan 2.000 PR UMKM di 19 kabupaten di 3 provinsi di Indonesia. Maka dari Republik Indonesia akan lahir pengusaha rokok raksasa yang mampu menjadi kaisar rokok dunia," pungkas Gus Lilur. (mdr/rev)