BERBINCANG: Bambang Haryo (kanan) saat mendaftar Cabup, berbincang dengan Warih Andono (kiri) di Kantor Golkar Sidoarjo, Rabu (20/11). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
Meski sudah memiliki kedekatan, namun Bambang Haryo akan tetap mengikuti setiap persyaratan maupun tes yang akan diberikan Partai Golkar, sehingga dapat mengetahui kompetensi, kapabilitas dari calon yang akan diusung.
”Alasan saya ikut semua tes dan persyaratan agar Golkar tidak salah pilih, seperti memilih kucing dalam karung. Dan saya berharap mudah-mudahan bisa lulus, lulus menjadi yang terbaik," pungkasnya.
Sementara Warih Andono, Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo menyampikan kesan pertama dari kedatangan Bambang Haryo, pihaknya langsung diminta untuk berkoalisi dengan Gerindra, karena memang Golkar hanya memiliki empat kursi dan harus berkoalisi untuk mengusung Cabup dan Cawabup.
“Kalau berkoalisi dengan Gerindra tentunya sudah cukup, karena Gerindra kan memiliki 7 kursi, dan ini akan menjadi salah satu pertimbangan khusus," beber Warih.
Selain itu, jika memang ada kader internal atau eksternal, politisi asal Waru itu akan tetap mempertimbangkan dengan baik, karena masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk menjaring yang terbaik.
"Saya ingin calon yang akan diberangkatkan benar-benar pasangan yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Sidoarjo," pungkas Ketua Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo ini. (sta/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




