Senin, 08 Maret 2021 13:26

Cabuli Keponakannya Sendiri yang Masih Balita, Pemuda Jombang Diciduk Polisi

Jumat, 03 Januari 2020 21:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Cabuli Keponakannya Sendiri yang Masih Balita, Pemuda Jombang Diciduk Polisi
Ilustrasi

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang pemuda asal Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib, lantaran melakukan mencabuli seorang gadis yang masih di bawah umur.

Dari data yang didapat, pelaku pencabulan diketahui bernama AS (21), yang tiap harinya berprofesi sebagai pemasang sound system. Ironisnya, pelaku masih kerabat (Paman) dari korban yang berinisial ZS (3).

Peristiwa bejat tersebut terjadi pada Selasa (26/11) tahun lalu. Ketika itu, ZS sedang bermain di rumah pelaku, waktu ayah korban sedang dirawat di Rumah Sakit.

“Kejadiannya pada tahun lalu sekira pukul 15:00 WIB. Saat itu korban bermain di rumah pelaku, sebab ayahnya sedang dirawat di Rumah Sakit,” ucap Kanit PPA Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suhartatik saat ditemui media di ruang kerjanya, Jum’at (04/01/20).

Saat kejadian, lanjut Retno, pelaku mengikat kedua tangan korban menggunakan jilbab milik korban. Kemudian, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan menjilati seluruh bagian tubuh korban, termasuk alat vitalnya.

“Pelaku menjilati tubuh korban, kemudian memasukkan jarinya ke dalam alat vital korban,” terangnya.

Terbongkarnya kasus pencabulan yang menimpa anak bawah umur ini karena korban merasa kesakitan di bagian alat vitalnya saat buang air kecil. Kemudian, korban melapor ke orang tuanya. Setelah ditanya, ia menjawab bahwa AS nakal.

Setelah mengetahui hal tersebut, orang tua korban sempat memeriksakan sakit pada alat vital anaknya ke dokter. Bahkan, pihak keluarga juga melakukan mediasi yang disaksikan oleh perangkat desa setempat. Namun, pelaku tak mau mengakuinya, akhirnya dilaporkan ke polisi.

“Karena penasaran, orang tua korban terus menanyai anaknya. Proses mediasi pun tidak membuahkan hasil. Kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Jombang, pada 27 Desember 2019,” kata Retno.

Masih menurut Retno, dari keterangan warga sekitar, pelaku diketahui sering mabuk-mabukan. Saat ini pelaku sudah mendekam di Mapolres Jombang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, Tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Retno. (aan/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...