Jadikan Penopang Ekonomi Kerakyatan, Gus Muhdlor Blusukan ke Pasar Krempyeng Sidoarjo

Jadikan Penopang Ekonomi Kerakyatan, Gus Muhdlor Blusukan ke Pasar Krempyeng Sidoarjo BLUSUKAN: Bacabup Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat mengunjungi Pasar Desa Wage Taman. foto: ist

"Problem utama pasar itu, tidak sekadar revitalisasi. Tetapi juga harus dibangun sebuah sistem yang terintegrasi antara satu pasar dan pasar lainnya," tegas alumnus Universitas Airlangga (Unair) ini.

Dalam blusukan Sobo Pasar ini, Gus Muhdlor mendapatkan keluhan masalah klasik yang dialami pasar tradisional di Sidoarjo, yakni minimnya perhatian pemerintah daerah.

"Masalah klasik ini kerap terjadi di pasar-pasar tradisional. Minimnya perhatian pemerintah untuk revitalisasi. Karenanya, pasar tradisional menjadi kumuh, becek, kotor, tidak tertata, dan mulai ditinggalkan pelanggan," tegas CEO Sido Resik ini.

Padahal, di setiap pasar tradisional diketahui jika rupiah terus berputar dan tidak ada hentinya. Bahkan, denyut nadi perekonomian masyarakat ada di pasar tradisional itu. "Konsistensi perekonomian kerakyatan itu yang harus dijaga agar tetap berkesinambungan," tandasnya.

Dalam blusukan Sobo Pasar kali ini, Gus Muhdlor juga menyosialisasikan bahaya kantong plastik. Tak hanya mengimbau meninggalkan kantong plastik, Gus Muhdlor juga membagi-bagikan kantong ramah lingkungan bagi para pengunjung pasar. (sta/ian)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO