Kamis, 15 April 2021 00:30

Tanya Jawab Islam: Rencana Talak Usai Lahiran, tapi Malah Makin Akur, Sah atau Tidak?

Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
Editor: Redaksi
Tanya Jawab Islam: Rencana Talak Usai Lahiran, tapi Malah Makin Akur, Sah atau Tidak?
Dr. KH. Imam Ghazali Said

>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<<

Pertanyaan:

Assalamualaikum wr. wb. Pak Ustadz saya mau bertanya mengenai talak. Seandainya suami bilang begini, “Nanti kalau kamu sudah lahiran kita cerai saja”. Namun ternyata setelah lahiran kami tidak bercerai dan malah kita makin akur. Apa sudah jatuh talak saya Pak Ustadz?

Jawaban:

BACA JUGA : 

Istri Enggan Beri Jatah Biologis, Ketika Dimarahi Baru Melayani

​Tanya-Jawab: Sejak Pindah Rumah, Kucing-Kucing Saya Mati Mendadak, Mengapa?

Mualaf Bertanya Cara Salat Rawatib dan Salat Sunnah Lainnya

Tanya-Jawab: Saya Yuliana, Ditalak Suami Lewat WA, Resmi Ceraikah Saya?

Jawaban:

Menurut mayoritas para ulama, bahwa mengucapkan kata talak dalam kondisi main-main atau bergurau dan tidak berniat untuk bercerai, tapi dengan kata-kata tegas dan jelas untuk bercerai maka jatuh lah talak tersebut. Abu Hurairah melaporkan bahwa Rasul pernah bersabda: “Tiga hal yang serius dan bercandanya dianggap sah: nikah, talaq dan rujuk”. (Hr. Abu Daud: 2194).

Allah juga berfirman dalam al-Quran: “Apabila kamu mentalak istri-istrimu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang makruf, ceraikanlah mereka dengan cara yang makruf pula. Janganlah kalian rujuki mereka untuk memberi kemadharatan, karena itu menganiaya mereka. Barang siapa berbuat demikian, sungguh ia telah berbuat dhalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah sebagai permainan. Dan ingatlah nikmat Allah padamu dan apa yang telah diturunkan pada kalian dari al-Kitab dan al-Hikmah”. (Qs. Al-Baqarah:231)

Pada ayat di atas terdapat ungkapan, “Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah sebagai permainan”, larangan bermain-main dengan talak ini jelas dilarang. Jika dilakukan, maka jatuh lah talak. Sikap seperti ini persis seperti apa yang terkandung pada ayat di atas, yaitu larangan mempermainkan wanita.

Ibnu Qudamah juga menegaskan bahwa, “Talak yang diucapkan dengan kata tegas dan jelas maka tidak perlu niat. Jika diucapkan, jatuh lah satu talak tersebut. Para ulama sepakat atas hukum ini”. (al-Mughni, 10:372).

Oleh sebab itu, jika ucapan Bapak di atas berbunyi, “Nanti kalau Kamu sudah lahiran kita cerai saja”, dengan sebuah pernyataan, maka sudah jatuhlah satu talak. Namun, jika ungkapan itu dianggap sebagai sebuah pertanyaan kepada istri, “Nanti kalau Kamu sudah lahiran kita cerai saja?”, jika meng-iya-kan, maka jatuhlah satu talak.

Bisa jadi kondisi bapak dan istri yang sekarang ini sedang rukun-rukunnya dan tidak ada masalah sama sekali, tapi pada hakikatnya sudah pernah jatuh talak satu kali. Artinya, bapak dan istri sekarang masih berstatus suami istri, tapi jatah talak sudah tinggal dua kali lagi. Sebab jatah talak hanya tiga kali dan sudah digunakan sekali, maka tinggal dua lagi.

Namun sebagai suami, jangan punya pikiran jatah talak ada 3 kali, kemudian terbesit untuk menggunakan jatah tersebut. Pandangan ini sangat naif sekali. Sebagai kepala keluarga, seharusnya berpandangan lebih baik diam daripada tidak bisa berbuat baik. Kalau sampai ada dorongan untuk mengatakan kata cerai, sebaiknya diam dan merenung (menyendiri) untuk berpikir secara matang. Sehingga posisi suami semacamnya akan lebih terhormat dan berwibawa di mata anggota keluarga.

Ulasan di atas adalah pandangan murni hukum fiqih. Namun Kompilasi Hukum Islam Indonesia kejadian seperti di atas belum dianggap bercerai, sebab kata cerai dan talak sudah sah jika diucapkan di depan hakim. Negara ikut serta dalam menjaga keutuhan keluarga, sebab di sana ada hak anak-anak dan lainnya yang nantinya akan dirugikan jika perceraian ini terjadi. Sebab perceraian ini bukan hanya karena suami-istri saja, tapi anggota keluarga semuanya juga harus diperhatikan. Semoga ini memberikan pencerahan. Wallahu a’lam.

Kecelakaan di Jemursari Surabaya, Mobil Kijang Innova Terguling Masuk Sungai
Rabu, 14 April 2021 22:12 WIB
SURABAYA, BANGASONLINE.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jemursari, Surabaya. Sebuah mobil Toyota Kijang Innova nopol N 371 VA terjun ke sungai Jemursari hingga terguling.Peristiwa ini terjadi Rabu (14/4) petang sekira pukul 18.15 WIB, t...
Minggu, 11 April 2021 18:27 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mulai Sabtu (10/4) kemarin melakukan uji coba pembukaan tempat wisata andalan Kabupaten Kediri. Di antaranya Wisata Besuki Irenggolo yang te...
Rabu, 14 April 2021 05:44 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ini fenomena menarik. Ternyata dimatikannya Vaksin Nusantara justru memantik kepercayaan para tokoh nasional, dokter, dan para anggota DPR RI. Mereka ramai-ramai antre untuk Vaksin Nusantara. Benarkah mereka leb...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Jumat, 09 April 2021 09:59 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...