Senin, 08 Maret 2021 13:32

Banjir Bandang Bawa Material Batu dan Kayu Besar, BPBD Kesulitan Pembersihan

Jumat, 31 Januari 2020 10:10 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Banjir Bandang Bawa Material Batu dan Kayu Besar, BPBD Kesulitan Pembersihan
Petugas BPBD Blitar dibantu warga saat melakukan pembersihan jembatan putus akibat banjir bandang di Dusun Barurejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mulai melakukan pembersihan jembatan putus akibat banjir bandang di Dusun Barurejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar.

Petugas dibantu warga sempat kesulitan menyingkirkan kayu dan batu berukuran besar yang ikut terbawa aliran air. Material kayu tersebut merupakan pohon yang mati akibat kebakaran di Gunung Kawi saat musim kemarau beberapa waktu lalu.

"Hari ini kami melalukan pembersihan di jembatan yang kemarin diterjang banjir bandang. Kendala yang kami hadapi material berupa batu dan kayu yang terbawa aliran banjir ukuranya sangat besar-besar. Kayu dan batu itu menyumbat aliran sungai sehingga harus segera dilakukan pembersihan," ungkap petugas kedaruratan BPBD Blitar Lukman Rubai, Jumat (31/1/2020).

Lukman menambahkan, petugas BPBD fokus menormalisasi aliran sungai agar jembatan bisa segera dibenahi, karena di seberang jembatan masih ada 75 kepala keluarga.

"Sebanyak 75 KK itu mayoritas beternak sapi. Setiap hari, mereka harus setor susu sehingga sungai perlu segera dinormalisasi agar jembatan bisa dilintasi warga kembali. Agar dampak kerugian ekonomi warga setempat akibat bencana ini juga tidak terlalu besar," imbuh dia.

Pantauan di lapangan kayu berdiameter sekitar 100 sentimeter itu dipotong menggunakan gergaji. Kemudian diikat menggunakan tali lalu ditarik ke atas dengan mobil BPBD.

Banjir bandang menerjang lereng Gunung Kawi yang masuk wilayah Kabupaten Blitar, tepatnya di Dusun Barurejo, Desa Krisik Kecamatan Gandusari, Kamis (30/1/2020) sore. Banjir terlihat membawa material lumpur, batu dan potongan kayu berukuran besar. Akibat banjir bandang ini tiga jembatan dilaporkan putus dua lainya rusak parah. Hingga mengakibatkan puluhan KK terisolasi. (ina/ns)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...