Desa Sumbergondo Kota Batu Berpotensi Banjir Bandang, Ini Alasannya

Desa Sumbergondo Kota Batu Berpotensi Banjir Bandang, Ini Alasannya Staf Kecamatan Bumiaji didampingi perangkat Desa Sumbergondo melakukan pengecekan salah satu sungai yang penuh sampah akibat terbawa air hujan dari Tegalsari.

"Ya, benar. Pihak kecamatan bersama perangkat sudah melakukan pengecekan ke lokasi hutan bekas kebakaran. Namun, saya belum mendapatkan hasil dari survei tersebut," ujar Yusron Ubaidilah kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (4/2).

Berdasarkan pengamatannya, kondisi sungai di Tegalsari, Sumbergondo masih memprihatinkan. Banyak sampah yang berasal dari ranting-ranting kering yang menutupi badan sungai.

"Lumayan banyak mas sampahnya. Ranting dan sampah-sampah lainnya itu terbawa air hujan dari wilayah Tegalsari," ungkap Yusron.

Belum lama ini, Pemerintah Kota Batu sudah mengadakan penanaman pohon bersama para pejabat di lingkungan Pemkot Batu dan masyarakat sekitar di Desa Sumberbrantas. Bahkan, perwakilan perangkat Desa Sumbergondo juga mengikuti penanaman pohon tersebut. Pohon yang ditanam adalah bibit pohon cemara udang.

Sementara itu, Sudiono, anggota Komisi C DPRD Kota Batu meminta warga Desa Sumbergondo selalu waspada kalau ada hujan deras dan rentangnya lama. Ia juga meminta petugas BPBD tanggap untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"BPBD harus aktif memberikan informasi kepada masyarakat sehubungan dengan ancaman ini. Mulai proses evakuasi, titik kumpulnya di mana bila terjadi bencana. Selain itu mengkoordinir atau membentuk tim tanggap bencana baik dari masyarakat atau relawan," ucap Sudiono.

Politikus PKB ini juga minta kepada instansi terkait dibantu warga untuk menggalakkan reboisasi dan melarang keras penebangan pohon, baik untuk pertanian, lebih-lebih adanya illegal logging.

"Peran serta masyarakat untuk menjaga dan melestarikan hutan di lereng Arjuno sangat penting. Tidak kalah pentingnya juga jangan ada lagi penambahan tetelan atau pembukaan lahan pertanian baru," terangnya. (asa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO