Senin, 08 Maret 2021 14:01

17 Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang, Warga dan BPBD Gotong Royong

Minggu, 09 Februari 2020 16:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
17 Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang, Warga dan BPBD Gotong Royong
Warga dan petugas BPBD Blitar saat memperbaiki salah satu atap rumah warga.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Hari ketiga pasca angin kencang memporak-porandakan wilayah Kabupaten Blitar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama warga masih terus melakukan gotong royong membersihkan rumah warga terdampak. Tercatat, ada 17 rumah rusak berat akibat kencangnya terjangan angin.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ahmad Cholik mengatakan kerusakan sebagian besar bagian atap, baik karena tertimpa pohon tumbang maupun terbang diterjang angin kencang.

"Rata-rata yang rusak bagian atap. Sejak hari pertama setelah terjadi bencana angin kencang kemarin BPBD bersama warga dibantu elemen lokal dan aparat bergotong royong membantu warga yang rumahnya terdampak," ungkap Cholik, Minggu (9/2/2020).

"BPBD juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan material, untuk warga yang rumahnya rusak berat dan ambruk," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana angin kencang menerjang Kabupaten Blitar Jumat (7/2/2020). Akibatnya, ratusan rumah di enam kecamatan Kabupaten Blitar rusak. Enam kecamatan itu yakni Wlingi, Talun, Kanigoro, Gandusari, Doko, dan Sanankulon.

Wilayah terdampak paling parah terdampak adalah Kecamatan Wlingi. Sebuah tower milik Telkom di Jalan Panglima Sudirman roboh dan menimpa dua rumah dan toko di sekitarnya. Sebanyak 17 pohon tumbang dan puluhan rumah warga juga rusak.

Sementara di Kanigoro, angin merontokkan plafon gedung DPRD Kabupaten Blitar, puluhan pohon tumbang dan kaca sebuah ruangan di gedung parlemen itu pecah.

Memasuki musim penghujan dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah bencana melanda Kabupaten Blitar. Di antaranya puting beliung di Kecamatan Bakung dan Wonotirto, banjir bandang di Desa Krisik Kecamatan Gandusari, serta terakhir angin kencang Kecamatan Wlingi, Doko, Gandusari, Talun, Kanigoro, dan Sanankulon.

Atas kondisi ini, Bupati Blitar Rijanto mengaku sudah menyiagakan personel mulai tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa. Menurut ia, bencana adalah tanggung jawab bersama. Sehingga semua elemen harus siap dan tanggap menghadapi bencana untuk meminimalisir kerugian dan korban jiwa.

"Kita tidak bisa mencegah bencana alam. Namun kita bisa mengurangi dampak baik kerugian materi maupun korban jiwa. Jadi saya berharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat untuk waspada jika terjadi bencana. Sesuai pesan Kepala BNPB pusat, jika bencana alam merupakan tanggung jawab bersama," tegas Rijanto. (ina/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 08 Maret 2021 05:25 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Politik dan bisnis sama kejam. Itulah persepsi yang berkembang. Tapi Elon Musk – pemilik Tesla - orang terkaya nomor 1 di dunia - dan Jim Farley – pemilik Ford – tak saling kudeta. Justru saling respek.Padahal mer...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...