Kepala Dinkes Sudiyo saat memberikan penjelasan kepada media terkait angka stunting di Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Sebagai upaya pencegahan stunting, Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Kampanye dan Lomba Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Pendopo Pratanu Pemkab Bangkalan, Kamis (27/2/2020).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin. Dalam sambutannya, ia berharap masyarakat Bangkalan memiliki pola hidup sehat sehingga bisa mencegah adanya stunting.
BACA JUGA:
- Dapur MBG Ditutup Sementara Usai Keracunan Massal Puluhan Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan
- Dinkes Bangkalan Hentikan Pendampingan Urus Sertifikat Dapur MBG usai Muncul Isu Pungli
- Dinkes Bangkalan Klarifikasi Polemik Izin Klinik Al-Jannah
- TP PKK Kabupaten Kediri Gelar Lomba Penyuluhan Pola Asuh dan Pencegahan Stunting
Ia juga berharap, lomba Germas ini bukan hanya menjadi acara seremonial saja. Namun yang terpenting, diimplementasikan di kehidupan sehari-hari. "Puskesmas juga bisa memberikan edukasi kepada masyarakat sekitarnya tentang pola hidup sehat. Hal ini dapat dimulai dengan memberikan penyuluhan dan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo mengklaim ada penurunan angka stunting. Ia menyampaikan jumlah anak yang mengidap stunting di Bangkalan sebelumnya ada 3.163, namun per bulan November 2019 sudah di angka 2.718, atau mengalami penurunan sebesar 435.
Ia menjamin angka stunting di Kabupaten Bangkalan akan terus menurun sesuai dengan upaya yang telah dilakukan oleh pihaknya.
"Sebenarnya stunting ini bukan programnya Dinkes, tapi programnya Bappeda. Cuman leading sector-nya ada di Dinkes. Sehingga untuk mencapai hal ini perlu adanya dukungan dari setiap OPD," ujarnya.
"Dari data tersebut, jika dipersentasekan terhitung rendah karena berada di angka 20 persen. Oleh karenanya, saat ini kita akan melakukan upaya untuk pencegahan stunting dengan memberikan edukasi tentang pola hidup sehat. Kita tidak bisa menurunkan angka stunting begitu saja. Tapi dengan menjaga gizi bagi anak yang sudah stunting untuk menjaga pola hidup sehat dan mempersiapkan gizi yang baik pula bagi anak yang baru lahir agar tidak menjadi stunting," jelasnya. (ida/uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




