Para petugas BPB Linmas sedang bersiap melakukan penyemprotan disinfektan dengan alat baru. foto: ist.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengadaan 300 alat penyemprot baru yang kemudian dibagi-bagikan kepada kecamatan dan kelurahan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, pengadaan alat berikut pembagian ini dilakukan demi mengintensifkan dan memasifkan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran covid-19.
BACA JUGA:
- Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
- Cegah Manipulasi Alamat di SPMB 2026/2027, Surabaya Perkuat Validasi Domisili lewat Cek In Warga
- Dishub Surabaya Siapkan Tombol Penilaian Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri
- Polisi Ringkus Pelaku Penggelapan Motor di Surabaya
“Dengan dibagikannya 300 alat penyemprot baru ini, maka kami harapkan penyemprotan disinfektan bisa semakin masif hingga ke tingkat RW, sehingga diharapkan tidak ada yang tertinggal,” kata Eddy saat berada di Dapur Umum Taman Surya, Jumat (20/3).
Selain alat penyemprot, Pemkot Surabaya juga membagikan profil tank ukuran 700-800 liter, disertai pula dengan cairan disinfektan. Nantinya, pihak kecamatan dan kelurahan yang mencampur cairan disinfektan kepada air di profil tank tersebut.
Eddy menambahkan, setiap kecamatan dan kelurahan itu berbeda-beda dalam mendapatkan alat baru ini. Bagi kelurahan yang penduduknya banyak, diberikan 2-3 alat.
"Begitu juga sebaliknya, bagi yang penduduknya sedikit hanya mendapatkan 1-2 alat. Yang pasti, setiap kelurahan kami bagikan satu alat penyemprot baru beserta profil tanknya,” tambahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




