Tim gabungan saat meminta masyarakat yang nongkrong di warung dan care untuk segera pulang guna menghindari penyebaran virus Corona, Selasa (24/3) pagi.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol-PP, dan Tim Kesehatan Kabupaten Pamekasan melakukan penyisiran di seluruh lokasi yang biasa dijadikan tempat nongkrong para pemuda, Selasa (24/3) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Pamekasan Baddrut Tamam didampingi Wakil Bupati Raja'e, Kapolres AKBP Djoko Lestari, dan Dandim 0826 Letkol Inf M. Effendi.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, PLN Siagakan Listrik di Sampang dan Dorong SPKLU di Madura
- Korban Penipuan Umrah PT Anisa Berkah Wisata Kawal Proses Hukum
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
Dalam kegiatan itu, masyarakat yang masih berada di luar rumah dan berkumpul diminta segera pulang demi mencegah penyebaran virus Corona. "Ini untuk perlindungan dan perhatian kepada masyarakat dari pemkab dan seluruh elemen untuk mencegah penularan virus Corona," ujar Baddrut.
Sementara AKBP Djoko Lestari mengatakan, penyisiran ini dilakukan untuk memberikan imbauan terkait protokol pencegahan Covid-19. Bahwa, masyarakat diminta berdiam diri di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar jika tidak ada kepentingan yang mendesak.
Tujuannya, agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus Corona yang penularannya bisa melalui kontak fisik.

Penyisiran dilakukan di tempat-tempat keramaian, mulai dari area arek Lancor, PJKA Jl. Trunojoyo, Jokotole, dan cafe-cafe lainnya.
“Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti maklumat Kapolri. Kami berharap, seluruh masyarakat lebih peduli dengan pencegahan dini ini. Sebab, dengan hanya tinggal di rumah sudah membantu memutus rantai penyebaran virus itu,” pungkasnya. (yen)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




