Banjir yang terjadi akibat meluapnya Kali Lamong di wilayah Gresik Selatan. foto: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Satuan Pelaksana BPBD Gresik, Tarso Sagito mengungkapkan, bahwa Kali Lamong dan sungai Bengawan Solo kembali meluap, Minggu (12/4).
Akibatnya, ribuan rumah warga yang berada di bantaran sungai dan anak sungai tersebut terendam.
BACA JUGA:
- Siapkan Anggaran, DPRD dan Pemkab Gresik Kompak Driyorejo Bebas dari Banjir Kali Avoor
- Cegah Banjir, Warga Babaksari Gresik Gotong Royong Perbaiki Tanggul Bengawan Solo
- Perbaikan 2 Titik Tanggul Anak Kali Lamong di Cerme Gresik Ditarget Rampung Tiga Hari
- Hujan Deras, Luapan Kali Lamong Rendam 6 Desa di Balongpanggang Gresik
Menurut Tarso, untuk luapan Kali Lamong telah merendam wilayah di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Menganti, dan Cerme. Sementara air luapan Bengawan Solo menyebabkan 2 kecamatan terendam, yakni Dukun, dan Bungah.
Untuk Kecamatan Balongpanggang, yang terendam adalah Desa Wotansari dan Banjaragung. Kemudian, di Kecamatan Benjeng, yakni Desa Kedungrukem, Munggugianti, Bulurejo, dan Klampok.
Sementara di Kecamatan Cerme, banjir menggenangi Desa Morowudi, Dungus, Iker-iker Geger, Dadapkuning, Guranganyar, Sukoanyar, Ngembung, Dooro, Lengkong, Dampaan, Betiting, Tambakberas, Pandu, dan Desa Jono.
Selanjutnya, untuk Kecamatan Menganti, sejumlah jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi. Di antaranya Jalan Raya Boboh-Kepatihan dan Jalan Raya Boboh-Bringkang.
Sedangkan akibat luapan Sungai Bengawan Solo, banjir terjadi di sejumlah desa Kecamatan Dukun. Yakni Desa Karangcangkring, Bulangan, Bangeran, dan Kalirejo.
Sementara di Kecamatan Bungah, banjir terjadi di Desa Sukorejo, dan Mojopuro Wetan. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




