Para muda-mudi yang terciduk saat ikut atau sekadar menonton balap liar di eks tol Jabon mendapatkan pembinaan.
Dijelaskan lebih jauh mantan PS Wadir Polairud Polda Metro Jaya ini, pihaknya bakal memberikan sanksi dengan pasal yang lebih berat. "Biar ada efek jera. Baik kepada anak maupun orang tuanya," harapnya.
Meski harus menempuh jarak sekitar 15-20 kilometer, ratusan pemuda tersebut nekat hadir dalam balap liar tersebut. "Ada yang tidak mebawa uang (untuk taruhan, red). Mereka sengaja hadir hanya untuk lihat," pungkasnya.

Sebanyak 195 pelanggar saat ini didata dan diberikan imbauan di halaman Mapolresta Sidoarjo lama. Tepatnya di jalan Kartini Sidoarjo. Sementara masing-masing orang tua juga dipanggil untuk mengetahui perbuatan kurang terpuji anaknya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan pembalap liar diamankan Satsabhara Polresta Sidoarjo saat akan beraksi balap liar di eks tol Jabon, Sidoarjo. Tak hanya muda-mudi yang bandel, ratusan sepeda motor mereka pun diangkut ke Polresta Sidoarjo.
Sebelumnya, petugas menunggu pembalap berkumpul. Satu per satu pemuda muncul. Ketika hendak beradu cepat, polisi meringkus pembalap.
Kasat Sabhara AKP Roy Aquary Prawirosastro menjelaskan, arena yang menjadi "sirkuit" adu cepat itu kerap mengganggu pengguna jalan lain yang akan melintas.
Dari laporan itu, petugas memantau kondisi di sana. Hasilnya, lebih dari seratus pemuda diamankan. "Petugas langsung mengamankan ratusan pembalap liar," pungkasnya. (cat/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




