Kepala Dinkes Tuban, Bambang Priyo Utomo.
"Jika ada gejala, maka santri-santri itu akan dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan, masih sisa 4 santri yang belum di-rapid test," tutur Bambang.
Selain santri yang positif, 24 santri lainnya juga terus dipantau oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19, baik tingkat desa maupun kecamatan. Jika selama isolasi mereka memiliki gejala, maka segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk keluarga santri yang positif belum kita rapid test. Tapi mereka sudah kita berikan imbauan. Namun, jika nanti hasil swab keluar, maka pihak keluarga baru kita rapid test," ujar Bambang.
Diketahui, warga Tuban sempat ramai dengan kepulangan 24 santri asal Ponpes Al Falah Temboro yang. Warga panik, karena sebelumnya tersiar kabar 43 santri Ponpes Alfalah Temboro Magetan asal Malaysia yang terkonfirmasi positif.
Sedangkan, santri Tuban yang mondok di Temboro tersebar di Kecamatan Tuban, Palang, Semanding, Jenu, Merakurak, Montong, Bancar, Widang dan Kecamatan Plumpang. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




