Ilustrasi aktivitas pelaut.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Dr. Ir. Abdul Aziz Jakfar, M.T. Wakil Rektor II Universitas Trunojoyo Madura (UTM) meminta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan untuk melakukan tracing secara menyeluruh kepada warga Bangkalan yang bekerja di pelayaran serta TKI.
"Hal ini karena banyak masyarakat Bangkalan yang bekerja di pelayaran dan sebagai TKI, seperti pekerja migran dari Malaysia, di mana asal muasal wabah novel Coronavirus Disease 2019 dari luar negeri," jelas Abdul Aziz Jakfar kepada wartawan BANGSAONLINE.com melalui sambungan WhatsApp, Jumat (24/4).
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
Aziz, sapaan akrab Warek II UTM ini, berharap langkah tersebut dapat mencegah penyebaran virus Corona ke pelosok Kabupaten Bangkalan. "Karena penambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari pekerja pelayaran, baik itu regional ataupun luar negeri, semakin meningkat," paparnya.
Sekadar informasi, berdasarkan keterangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangkalan, pada Sabtu (25/4) malam ada tambahan 1 orang pasien positif Covid 19 yang merupakan pekerja pelayaran. Pasien berinisial FR (28) asal Kecamatan Klampis. Ia datang dari Dubai .
FR tiba tanggal 9 April lalu bersama 30 orang lainnya melalui bandara intenasional Bali. "Hasil rapid test di bandara negatif, setelah dilakukan rapid test ulang pada 14 april hasilnya reaktif. Kemudian pada 15 April dites swab/PCR, dan 25 April hasilnya positif," jelas Agus Zain melalui keterangan tertulis.
Dengan adanya tambahan ini, total semua ada 9 orang pasien positif Covid-19 Corona di Kabupaten Bangkalan, yang mana 4 orang di antaranya bekerja pelayaran. (uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





