Tim Dinkes Kota Batu saat melakukan pelacakan ke rumah-rumah warga.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Tim Dinas Kesehatan Kota Batu berhasil melakukan tracing atau pelacakan kepada hampir 174 orang warga Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. Dari hasil pelacakan tersebut, telah dipetakan mana yang masuk risiko tinggi, sedang, dan rendah. Selanjutnya bagi yang masuk katagori tinggi telah dilakukan rapid test.
"Hasilnya, ada 3 orang yang reaktif Covid-19. Sebagai tindak lanjut, ketiga orang tersebut juga telah dilakukan swab test untuk memastikan apakah yang bersangkutan terpapar virus Corona atau tidak. Sambil menunggu hasil swab, ketiga orang tersebut wajib melakukan isolasi mandiri," ujar Jubir Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori, Jumat (1/5) siang.
BACA JUGA:
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Cegah Aksi Nekat, Jembatan Cangar Dipasangi Pagar 2,5 Meter dan CCTV
Seperti diberitakan, sedikitnya 50 orang warga Desa Sumberejo melakukan takziah ke salah satu kerabatnya di Pujon, yang meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Berdasarkan hasil swab test yang keluar setelah pasien meninggal, almarhum ternyata positif Covid-19. Padahal, sudah terlanjur banyak warga yang melayat ke rumah duka.
Dikatakan Chori, kondisi 3 warga Sumberejo yang reaktif Covid-19 tersebut saat ini sehat dan stabil, serta tanpa menunjukkan gejala yang berat. Pihaknya berharap semua pihak untuk tetap tenang tidak perlu panik.
"Yang paling penting mengikuti protokol yang telah ditetapkan, yaitu bagi yang wajib isolasi agar melaksanakan isolasi dengan tertib. Begitu pula dengan masyarakat yang lainnya untuk mengikuti pola hidup bersih dan sehat, yaitu dengan sering mencuci tangan, pakai masker bila keluar rumah, hindari kerumunan massa, makan dengan gizi yang cukup, tetap berada di rumah, kecuali ada keperluan yang mendesak dan urgent," imbaunya.
"Mohon diperhatikan juga, bahwa hasil rapid test masih belum bisa dikatakan positif Corona. Maka untuk memastikan positif atau tidak perlu dilakukan swab test," pungkasnya. (asa/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




