Selasa, 20 Oktober 2020 13:00

9 Ribu Warga Perantau Asal Trenggalek Daftar BST: PNS, TNI, hingga Dosen Banyak yang Ikut Daftar

Selasa, 05 Mei 2020 23:32 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
9 Ribu Warga Perantau Asal Trenggalek Daftar BST: PNS, TNI, hingga Dosen Banyak yang Ikut Daftar
Ratna Sulistyowati, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Trenggalek saat ditemui di gedung DPRD. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Trenggalek Ratna Sulistyowati menyebutkan ada 9 ribu lebih warga Trenggalek yang berada di perantauan telah mendaftar untuk mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar 600 ribu per bulan selam 3 bulan dari Kemensos (Kementerian Sosial). Angka tersebut berdasarkan data dari Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) Kabupaten Trenggalek.

"Jadi kemarin itu data dari Kominfo (Dinas Kominfo Trenggalek) yang mendaftar saat itu ada 9 ribu lebih. Data itu tidak serta merta kami terima, harus kami pilah. Karena data bantuan yang bersumber dari APBN itu tidak boleh sama," ungkap Ratna usai mengikuti rapat kerja di gedung DPRD Trenggalek antara komisi IV DPRD Trenggalek beserta dinas terkait, Selasa (5/5).

Ratna menerangkan, dari 9 ribu lebih warga yang telah mendaftar itu, terlebih dahulu dilakukan seleksi. Seleksi awal yang dilakukan Dinsos dengan melakukan pendataan terhadap NIK (Nomor Induk Kependudukan). Dari pencermatan terhadap NIK, diketahui beberapa orang dengan nama yang sama mendaftar lebih dari satu kali.

"Saya maklum ya, mungkin karena melalui aplikasi takutnya nanti gak masuk dan sebagainya," ungkap Ratna menyikapi banyaknya warga yang mendaftar lebih dari satu kali.

Langkah selanjutnya, dilakukan pencermatan antara NIK dan KK (Kartu Keluarga) bagi orang yang sudah mendaftar. Dari situ diketahui ada satu keluarga yang semuanya ikut mendaftar. Padahal, Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut berbasis keluarga. Sehingga tiap satu KK hanya bisa mendapatkan satu BST.

"Jadi satu KK itu mendaftar semua, mulai dari bapaknya, ibunya, dan anaknya. Ini kan gak boleh, karena bantuan ini berbasis keluarga," terangnya.

Tahap berikutnya, lanjut Ratna, pihak Dinas Sosial mencermati jenis pekerjaan. Dari hasil pencermatan, diketahui banyak PNS, TNI, Dosen, bahkan pengusaha yang ikut mendaftar untuk mendapatkan BST dari Kemensos.

"Ternyata itu ada yang PNS banyak, TNI banyak, ada Dosen, ada Pengusaha, Tenaga Medis juga ada, itu kami keluarkan," tegasnya.

Setelah dilakukan penyaringan, akhirnya diperoleh angka 6 ribu lebih warga Trenggalek yang berada di perantauan yang diharapkan berhak mendapat BST dari Kemensos.

"Ternyata data-data itu yang kami anggap paling relevan itu jumlahnya 6 ribuan sekian dari 9 ribu sekian. Nah, itu yang kami usulkan ke Kemensos. Mudah-mudahan yang kami usulkan tadi bisa diakomodir semua," harapnya.

Menurut Ratna, sebetulnya Bantuan Sosial Tunai tersebut sudah bisa diterima oleh para perantau di bulan April yang lalu. Namun, jika di bulan April lalu para perantau sesuai data yang diusulkan belum menerima BST, ia memperkirakan bantuan yang diterima akan dirapel pada bulan Mei.

"Harusnya itu kan April, kalaupun nanti ditetapkan di Mei, ya berarti mereka akan terima dobel, karena tiga bulan April, Mei, Juni," urainya. (man/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...