Sebanyak 9.773 Warga Surabaya Telah Jalani Rapid Test

Sebanyak 9.773 Warga Surabaya Telah Jalani Rapid Test Suasana saat rapid test di salah satu pasar di Surabaya.

Tidak hanya di permukiman warga, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota rupanya juga menggelar massal di sejumlah pasar di Kota Pahlawan. Seperti halnya yang sudah berlangsung beberapa hari lalu di Pasar Genteng, Pasar Simo, dan Simo Gunung, serta Pasar Keputran.

“Untuk hasilnya yang Pasar Genteng total -nya ada 50, yang reaktif ada 25 orang. Pasar Keputran ada 15 reaktif dari 50 orang,” jelasnya.

Kepala Dinkes Kota ini pun menegaskan, pihaknya terus menerus melakukan dengan tujuan agar dapat memisahkan mana warga yang negatif dan reaktif. “Karena setelah reaktif, langsung kita tempatkan di hotel agar terpisahkan dari yang negatif itu sampai hasil swab test-nya keluar,” paparnya.

Di samping itu, Feny menyebut massal dilakukan agar dapat menekan angka penularan dan kurvanya mampu menurun. “Ini terlihat banyak ya, karena kita baru punya Tes PCR-nya juga bertambah di Institute of Tropical Disease (ITD), Rumah Sakit Premiere, dan Rumah Sakit Adi Husada,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya juga berharap agar masyarakat tetap menjaga diri dengan meningkatkan kedisiplinannya. Terutama tetap menerapkan physical distancing, menggunakan masker, rajin mencuci tangan pakai sabun, menghindari gerombolan, dan jaga jarak. (ian/zar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Angkot Terbakar di Jalan Panjang Jiwo, Sopir Luka Ringan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO