Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan penghargaan dari MURI. foto: ist/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meraih dua penghargaan sekaligus dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Kedua penghargaan MURI tersebut untuk rekor Khotmil Qur’an Kubro Secara Daring Terbanyak dan Nuzulul Qur’an 1441 H Secara Daring Pertama.
Penghargaan tersebut diterima karena Gubernur Khofifah dinilai sukses dan berhasil menyelenggarakan acara Khotmil Qur’an Kubro 2020 Kali dan Nuzulul Qur’an online yang dilaksanakan pada Sabtu (9/5) lalu.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
Kedua penghargaan ini diserahkan Ketua Umum MURI Prof. Dr. Jaya Suprana secara virtual, yakni melalui sambungan video conference kepada Gubernur Khofifah yang berada di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (15/5) sore.
Atas diraihnya dua penghargaan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya. Menurutnya penghargaan ini tidak hanya untuk dirinya pribadi namun juga bagi hafidz hafidzah dan juga 17 bupati wali kota yang mengikuti acara tersebut.
“Ini menjadi kabar gembira dan bahagia bagi 4.000 penghafal Qur’an, hafidz hafidzah yang membaca Al qur'an dengan hafalan (bil ghoib) secara online. Serta untuk para bupati wali kota yang telah berpartisipasi dalam acara tersebut. Jadi penghargaan ini untuk mereka semua,” katanya.
Khofifah sendiri merasa kaget dan tidak menyangka bahwa acara yang dilakukan untuk memperingati Nuzulul Qur’an kemarin mendapat apresiasi dari MURI. Apalagi saat ini masih dalam suasana keprihatinan di tengah pandemi Covid-19.
Awalnya, ia mencari format bagaimana menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur’an di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap melakukan protokol kesehatan yakni physical distancing, namun tidak mengurangi hidmahnya acara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




