Pilbup Gresik 2020: Hasil Survei Jadi Parameter Penting untuk Berikan Rekom kepada Bakal Calon

Pilbup Gresik 2020: Hasil Survei Jadi Parameter Penting untuk Berikan Rekom kepada Bakal Calon Ilustrasi.

Hasil survei Golkar sendiri dijadwalkan bakal turun akhir Juni atau awal Juli, kemudian akan dirilis ke publik. "Hasil survei ini yang akan kami jadikan rujukan untuk mengevalusi tingkat keterpilihan calon. Dan, ini yang akan kami jadikan pijakan untuk mengusung maupun mendukung calon," ujar Anha kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (21/6).

Menurut Anha, di internal Golkar ada tahapan dalam menurunkan rekom kepada bakal calon bupati maupun wakil bupati untuk Pilkada. Di antaranya, dengan memberikan surat tugas kepada calon, kemudian ditetapkan menjadi calon sementara. "Jadi sifatnya masih penetapan sementara, baru setelah itu rekom definitif," ungkapnya.

Lanjut Anha, selama waktu penugasan itu, DPP Golkar akan melakukan evaluasi. Jika selama evaluasi yang bersangkutan punya potensi untuk memenangkan pilkada, maka selanjutnya akan turun rekom definitif penetapan calon yang diusung.

"Jadi survei juga merupakan parameternya. Tak mungkin kami akan mendukung calon yang hasil evaluasinya potensi kalah. Penugasan itu juga untuk mengukur kinerja bakal calon dan potensi kemenangan," terang Wakil Ketua DPRD Gresik ini.

Senada, Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik, Mujid Riduan juga menyatakan survei sebagai parameter penting dalam memberikan rekom terhadap bakal calon yang akan diusung.

"Makanya, usai PDIP Gresik menggelar penjaringan calon dan mengusulkan calon ke DPP untuk mendapatkan rekom, semua calon harus turun melakukan sosialiasi ke masyarakat. Nah, dari sinilah DPP melakukan survei, siapa calon yang potensi menang untuk diberikan rekom," katanya.

Mujid menambahkan, hingga saat ini DPP belum menurunkan rekom untuk calon yang akan diusung di . "Masih belum turun Mas rekomnya DPP PDIP, kita tunggu saja. Rencana rekom DPP turun akhir bulan Juni ini atau awal Juli untuk Kabupaten Gresik," pungkasnya. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO