Senin, 03 Agustus 2020 19:43

Pasien Positif Covid-19 di Kota Mojokerto Bertambah Tiga, Gaguk: Masyarakat Harus Lebih Disiplin

Senin, 29 Juni 2020 17:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmad Aris
Pasien Positif Covid-19 di Kota Mojokerto Bertambah Tiga, Gaguk: Masyarakat Harus Lebih Disiplin
Gaguk Tri Prasetyo, Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, kembali memperbarui data jumlah pasien terkonfirmasi positif. Ada tiga pasien berjenis perempuan, yang terkonfirmasi positif virus corona pada tanggal 27 Juni 2020.

Pernyataan ini, disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Gaguk Tri Prasetyo melalui keterangan tertulis yang diterima media, Minggu (28/6/2020).

Tiga pasien berjenis perempuan yang dinyatakan positif dari hasil pemerikasaan swab tersebut, berasal dari dua kelurahan. Yakni Kelurahan Kedundung (pasien positif 52 dan pasien positif 54) serta Kelurahan Meri (pasien positif 53).

"Ketiga pasien ini, merupakan orang tanpa gejala (OTG) dari hasil rapid test yang hasilnya menujukkan reaktif," jelas Gaguk, sapaan akrabnya.

Dengan demikan, lanjut Gaguk, maka angka pasien positif di Kota Mojokerto menjadi 54 orang. Sembilan di antaranya sembuh dari Covid-19, 43 lainnya masih dirawat, dan dua orang meninggal dunia.

Menurutnya, jumlah angka pasien positif yang meningkat tersebut, tidak lepas dari kurang disiplinnya masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Meski saat ini kita sedang beradaptasi menghadapi transisi new normal life atau tatanan kehidupan baru, tapi bukan semata-mata lepas dari incaran virus yang tak kasat mata ini. Justru, saat ini kita semua harus lebih waspada. Lebih, dan lebih lagi disiplin dalan menjalankan protokol kesehatan. Selalu memakai masker di saat keluar rumah, itu hukumnya wajib. Di sinilah peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam bersinergi dengan pemerintah," tegasnya.

Sementara itu, dari data terbaru kasus Covid-19 di Kota Mojokerto per hari Minggu (28/6/2020), untuk Orang Dalam Risiko (ODR) bertambah menjadi 5.147 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 661 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 23 orang.

Untuk jumlah PDP yang meninggal hingga saat ini berjumlah 9 orang. Sedangkan kasus pasien terkonfirmasi, bertambah menjadi 54 orang, 9 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 2 orang meninggal, dan 43 masih dirawat. (ris/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...