Selasa, 04 Agustus 2020 09:57

Boleh Dibuka Lagi, Ning Ita bersama Forkopimda Resmikan 3 Rumah Ibadah Tangguh

Sabtu, 11 Juli 2020 22:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rochmad Aris
Boleh Dibuka Lagi, Ning Ita bersama Forkopimda Resmikan 3 Rumah Ibadah Tangguh
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kapolres dan Dandim saat meresmikan rumah ibadah tangguh.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kapolres Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi dan Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto meninjau penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah, Sabtu (11/7).

Dalam kesempatan ini, rombongan wali kota sekaligus meresmikan Klenteng Hok Sian Kiong sebagai klenteng tangguh, Masjid Al Fatah sebagai masjid tangguh, dan GBI Rock sebagai Gereja Tangguh. Peresmian ini ditandai dengan penyerahan Sertifikasi Layak Operasi (SLO) kepada pengurus rumah ibadah.

Beberapa tempat ibadah yang diresmikan hari ini dinilai telah memenuhi protokol kesehatan seperti penandaan tempat ibadah, penyediaan disinfektan, hand sanitizer tempat cuci tangan, thermogun, serta pemisahan pintu masuk dan keluar.

Dalam sambutannya, Ning Ita menyampaikan bahwa selama hampir 4 bulan beribadah di rumah masing-masing dengan tatanan normal baru, mulai sekarang jamaah bisa beribadah lagi di rumah rumah ibadah.

"Di dalam pelaksanaan ibadah di rumah ibadah bisa seperti sedia kala, tetapi harus sesuai protokol kesehatan. Salah satunya, jamaah yang hadir 30 persen dari kapasitas maksimal," tegas Ning Ita.

"Di tengah pandemik Covid-19, warga Kota Mojokerto harus terus menjalin kerukunan antar umat beragama, semangat kebersamaan gotong royong, tetap terjalin tidak pandang siapa, semua saling membantu," ajak Ning Ita.

"Kalau sebelum pandemi ini bisa terlihat ketika ada pawai budaya lintas agama, namun di tengah pandemik, saya harap kepedulian antar umat beragama bisa tetap terjalin dengan saling memberi empati kepada sesama," ujarnya.

Meski sudah diberi sertifikat, Ning Ita menegaskan tetap ada pengawasan dari tim gugus tugas. Ketika dinilai tidak melaksanakan protokol kesehatan, SLO bisa dicabut.

"Dengan diberikan SLO kepada tiga rumah ibadah tersebut semoga bisa menjadi contoh untuk rumah-rumah ibadah yang lain," harap Ning Ita seraya berpesan agar para pemuka agama terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada pada jamaah masing-masing. (ris/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...