Massa Jaka Jatim saat melakukan orasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pamekasan. (foto: ist).
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan massa yang mengatasnamakan diri sebagai Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) Korda Pamekasan, melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Kabupaten Pamekasan, Senin (13/7/2020).
Para massa aksi ini mendesak dewan segera menuntaskan hak interpelasi dan kasus pemalsuan tanda tangan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Pamekasan.
BACA JUGA:
- Puluhan Massa Geruduk Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan, Desak Tindak Tegas Rokok Ilegal
- Ribuan Petani dan Buruh Tembakau di Pamekasan Gelar Aksi Damai
- Aktivis di Pamekasan Jadi Korban Salah Sasaran Aksi Penyerangan saat Demo Buruh Rokok
- Resah Atas Gangguan Oknum LSM, Ribuan Buruh Rokok dan Petani Tembakau di Pamekasan Gelar Aksi
"Terkait masalah interpelasi Pansus Covid-19, Pansus harus sigap dan bongkar oknum DPRD yang melakukan pemalsuan tanda tangan. Bahkan, DPRD harus tanggung jawab membawa kasus ini sesuai dengan tata tertib daerah," ujar Korlap Aksi yang juga Ketua Jaka Jatim, Musfiqul Khair, Senin (13/7/2020).
Musfik, panggilan akrabnya, menduga DPRD Kabupaten Pamekasan, baik Badan Kehormatan, AKD, maupun pimpinan dewan, melakukan gerakan konspirasi apabila kedua hal itu tidak diusut. "Berarti ini permainan drama yang dipertontonkan kepada publik," koarnya.

"Kami hanya mendesak supaya konstitusi DPRD tetap dianggap cemerlang. Jadi, kami menunggu sikap tegas, yang seharusnya Ketua DPRD Pamekasan yang menanggapi," tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




