Rapat paripurna DPRD Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - DPRD Pamekasan menggelar rapat paripurna, Kamis (18/9/2025), membahas Nota Keuangan Bupati dan Rancangan Perubahan APBD 2025.
Agenda tersebut diwarnai kritik dari sejumlah fraksi terkait kenaikan APBD sebesar 3,8 persen yang sebagian besar bersumber dari transfer pusat, sementara belanja daerah justru turun 1,4 persen.
BACA JUGA:
- Lindungi Pekerja Perempuan dari PHK, Pemkab Pamekasan Tetapkan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan
- DPRD Pamekasan Dukung Jam Malam Pelajar untuk Tekan Kenakalan Remaja
- DPRD Pamekasan Setujui RPJMD 2025-2029 dengan Catatan Penyempurnaan
- Hari Jadi Pamekasan ke-495, Dewan Gelar Paripurna Bernuansa Budaya
Fraksi Gelora Perjuangan menilai kebijakan fiskal kurang kreatif dan belum memaksimalkan potensi lokal. Sementara fraksi PBB menyoroti penurunan belanja daerah Rp33 miliar, sedangkan Fraksi PKB menilai pertumbuhan ekonomi belum mencapai target.
Mayoritas fraksi di DPRD Pamekasan menekankan perlunya optimalisasi potensi lokal agar Bumi Gerbang Salam tidak bergantung pada transfer pusat.
Dewan berharap perubahan APBD 2025 lebih terukur, akuntabel, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






