Rabu, 23 September 2020 06:14

Santri Tebuireng Mulai Berdatangan, ​Tapi Harus Dikarantina 10 Hari

Senin, 20 Juli 2020 15:07 WIB
Editor: MMA
Santri Tebuireng Mulai Berdatangan, ​Tapi Harus Dikarantina 10 Hari
Salah satu santri Pesantren Tebuireng memasuki water scanner sebelum memasuki areal pesantren. foto: ist/ bangsaonline.com

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Santri dari berbagai daerah mulai berdatangan ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Senin (20/7/2020). Namun sebelum memasuki areal pesantren, mereka harus melalui proses penapisan, yang dipusatkan di terminal Kawasan Makam Gus Dur (KMGD) dan Pesantren Sains Tebuireng 2 Jombang.

"Untuk gelombang pertama ini, kami mengundang 578 santri kelas akhir yang telah mengisi formulir kesediaan beberapa waktu lalu. Jumlah itu setara dengan 59,8% santri kelas akhir di semua jenjang pendidikan," kata Juru Bicara Gugus Tugas Pesantren Tangguh Tebuireng Nur Hidayat.

Hidayat menuturkan, kedatangan para santri itu sudah terjadwal secara ketat, untuk menghindari penumpukan santri di lokasi penapisan. "Data dan jadwal kedatangan sudah disiapkan oleh tim sekretariat dan sudah diinformasikan kepada wali santri sejak beberapa hari sebelumnya," terangnya.

Sebelum memasuki lokasi penapisan, semua wali santri harus menujukkan surat hasil rapid test yang masih berlaku. Setelah menunjukkan dokumen rapid test, mereka baru diperkenankan masuk ke tahap penapisan berikutnya. "Tapi wali santri tidak diperkenankan masuk lokasi penapisan. Hanya berada di batas wilayah pengantaran," ujar pria kelahiran Mojokerto ini.

"Tahap pertama, dilakukan proses sterilisasi terhadap seluruh barang bawaan santri. Dilanjutkan cek kelengkapan dokumen, dan proses penapisan terakhir dilakukan oleh tim kesehatan dari Puskestren Tebuireng," imbuhnya.

Kepala Pondok Putra Pesantren Tebuireng Ustaz Iskandar menambahkan, setelah lolos proses penapisan, semua santri dipersilahkan memasuki ruang karantina yang telah disiapkan.

"Ada lima lokasi yang disiapkan. Yaitu Pondok Putri Tebuireng, Ma'had Aly Tebuireng, Kampus Unhasy B, MTs Salafiyah Syafi'iyah, dan kompleks Pesantren Trensains Tebuireng," jelas Iskandar.

Setelah menjalani 10 hari karantina, para santri akan menjalani rapid test kedua yang difasilitasi oleh pihak pesantren secara gratis. Setelah itu, baru mereka diperkenankan memasuki kamar yang selama ini ditempati. "Dengan prosedur ketat itu, kami berharap semua santri masuk pondok dalam keadaan sehat," tuturnya.

Sebelumnya, Pesantren Tebuireng telah mengundang para pengurus dan pembina santri pada 20 Juni lalu. Mereka telah menjalani karantina selama 14 hari dan rapid test, serta pembekalan pengetahuan terkait adaptasi kebiasaan baru dalam pembinaan santri. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...