
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, membenarkan bahwa politikus Golkar, Zahrul Azhar Asumta yang akrab dipanggil Gus Hans mendaftar sebagai calon Wakil Wali Kota Surabaya, belum lama ini. Namun pendaftaran itu dilakukan melalui DPP PDIP.
Menurut dia, yang daftar ke DPP PDIP bukan hanya Gus Hans. Tapi juga politikus PPP Dwi Astutik yang mendaftar sebagai calon Bupati Sidoarjo. Dwi akan bersaing dengan akademisi Unair, Airlangga Pribadi yang namanya dikabarkan sudah masuk ke DPP untuk mendampingi Kelana Aprilianto di Pilkada Sidoarjo tahun ini.
Mbak Un - panggilan akrab Untari - menjelaskan bahwa DPD PDIP Jatim hanya memberi surat pengantar kepada mereka. "Semua nama-nama itu sekarang sudah di DPP. Kita tunggu saja siapa yang direkom oleh DPP. Kok jadi wartawan yang panik, kita lho tenang-tenang saja," canda Mbak Un yang juga Ketua Umum Dekopin.
Seperti diberitakan bangsaonline.com, sempat muncul kabar bahwa Gus Hans bakal mendapat mandat khusus untuk menjadi Cawawali Kota Surabaya dari PDIP. Namun Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono kepada bangsaonline.com mengaku tak tahu. Ia minta agar bangsaonline.com konfirmasi ke DPD PDIP Jatim.
Sampai hari ini, DPP PDI Perjuangan masih menyisakan lima rekomendasi
calon kepala daerah untuk wilayah Jawa Timur. Yaitu Kota Surabaya, Kabupaten
Sidoarjo, Jember, Situbondo, dan Pacitan. Pengumuman rekom untuk lima daerah ini
beberapa kali ditunda, termasuk rencana pengumuman hari ini, Senin (24/8/2020).
Menurut Untari, DPP PDIP masih punya banyak waktu untuk mengumumkan
rekom pasangan calon dalam pilkada 2020. Bahkan pendaftaran calon pun sampai
hari ini masih dibuka oleh DPP. Karena itu siapa saja masih bisa mendaftar.
"Tidak perlu buru-buru, toh DPP saja masih membuka
pendaftaran sampai saat ini," ujar Mbak Un. (mdr)