Rabu, 21 April 2021 16:03

​Embran Nawawi Tampilkan Mystical Elegance of East Java

Sabtu, 19 September 2020 13:26 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yeyen
​Embran Nawawi Tampilkan Mystical Elegance of East Java
Koleksi ini akan ditampilkan pada acara Mystical Elegance East Java Fashion kerja sama Andima management dengan Embran Nawawi. foto: ist/ bangsaonline.com.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Embran Nawawi, desainer yang sudah go internasional ditantang menampilkan konsep fashion yang diangkat dari popularitas lagu Lathi oleh Weird Genius dan penyanyi asal Surabaya, Sara Fazira.

Sukses video youtube Lathi yang pertama, maka dibuat versi kedua dengan konsep orchestra. Di video kedua ini manajemen Sara Fajira mengajak desainer untuk banyak memakai bahan batik dari Kabupaten Pamekasan guna berkolaborasi.

"Di sini saya ditantang membuat rancangan berdasarkan lagu Lathi yang sarat pesan untuk kekuatan perempuan maupun istri. Dengan demikian, saya membuat mystical elegance berupa kebaya hitam dengan cutting low neckline dan long skirt batik dan selendang 6 meter untuk kesan yang kuat pada gaya ethic modern," tuturnya.

Video Lathi kedua dengan busana kebaya mystical elegance berhasil menarik perhatian sebanyak 887 ribu penonton.

BACA JUGA : 

Dukung Digital Fashion Show, JNE Beri Ongkir Gratis

Politikus PKB Soroti Kinerja Bina Marga Kementerian PUPR Terkait Pembangunan Jalan Tol Madura

KIai Nuruddin A Rahman, Wakil Rais PWNU Jatim, Wafat

​Bila untuk Bagi-bagi Kekuasaan Elite, Syafiuddin Tegas Tolak Rencana Provinsi Madura

Dari kesuksesan tersebut, ia membuat full collections untuk mystical experience yang mengangkat batik klasik Madura, khususnya batik Pamekasan, seperti Junjung Drajat yang bermakna mengangkat derajat.

Kemudian Gringsing untuk memberi kekuatan, Kawung Madura sebagai lambang penghormatan, dan Perkeper sebagai tanda kemakmuran.

"Koleksi ini dibuat untuk mengangkat keindahan tersembunyi dari Jawa timur yang dahulu sangat dikenal didunia dari kejayaan kerajaan Majapahitnya," jelas Embran.

"Keunikan koleksi ini dengan memasukkan nuansa batik Pamekasan yang begitu kuat pengaruhnya dan dibuat untuk keluarga besar yang memiliki anak lebih dari tiga, bahkan puluhan saudara. Karena hakikatnya jaman dahulu keluarga adalah sebuah sumber kekuatan yang bisa bertahan dan berkesinambungan hingga turun temurun," tukas Embran. (yen/ns) 

​Adu Hebat Tiga Presiden, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (9)
Selasa, 20 April 2021 23:55 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Gus Dur mengajak jalan-jalan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Presiden Prancis Jacques Shirac. Mereka pun naik pesawat terbang. Sambil ngobrol santai, mereka saling mengunggulkan negaranya masing-ma...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Rabu, 21 April 2021 06:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Mengerikan. Mobil mewah Tesla terbakar. Yang menjadi misteri, tak ditemukan mayat di kursi kemudi. Mayat hanya ditemukan di kursi samping dan jok belakang.Apa sistem autopilot yang jadi kebanggaan Tesla tidak berfung...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...