Rabu, 25 November 2020 20:22

​Lagi, Gubernur Khofifah Realisasi Nawa Bhakti Satya Berupa ‘SMK Boarding’ di Sumenep

Selasa, 29 September 2020 22:38 WIB
Editor: MMA
​Lagi, Gubernur Khofifah Realisasi Nawa Bhakti Satya Berupa ‘SMK Boarding’ di Sumenep
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggunting pita sebagai tanda peresmian SMK Boarding School Nasyrul Ulum yang berlokasi di Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep Madura, Selasa (29/9/2020). foto: ist/ bangsaonline.com

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Satu lagi program unggulan Pemrov Jawa Timur terealisasi. Program ini ditandai dengan persemian Gedung SMK Boarding School Nasyrul Ulum yang berlokasi di Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep Madura. Peresmian itu dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (29/9/2020).

Gedung SMK Nasyrul Ulum ini merupakan ejawantah dari salah satu Bhakti dalam Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim, yakni Jatim Cerdas, dengan nama Program PESAN AMAN (Pesantren Pengasuhan Anak Masa Depan).

Program ini merupakan program pengasuhan yang menyasar anak-anak dari keluarga petani dan nelayan kurang mampu serta yatim piatu yang selama ini tidak bisa mengakses pendidikan berkualitas, bahkan tidak mendapatkan pengasuhan yang komprehensif. Program ini mengkolaborasikan antara pendidikan formal dengan pesantren yang siap memberi pengasuhan di Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pesantren yang ditunjuk sebagai pesantren pengasuh menerapkan program pengasuhan sedemikian rupa sehingga anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang baik dengan kualitas moral keagamaan yang terjaga.

“Pemilihan Pesantren Nasyrul Ulum Sumenep sebagai pilot project program Pesan Aman ini dengan pertimbangan di wilayah ini cukup banyak anak-anak yang membutuhkan pendidikan yang lebih layak sekaligus membutuhkan kepengasuhan yang lebih intensif. Dan tentu saja kepengasuhan yang berbasis pesantren ini sudah terbukti sangat efektif untuk mendidik dan mengembangkan tidak sekedar ilmu pengetahuan dan teknologi tapi juga akhlak dan keagamaan anak-anak,” kata Gubernur Khofifah.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini juga menegaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan di tahun-tahun yang akan datang pada daerah-daerah lain yang membutuhkan di Jawa Timur, sehingga tidak ada lagi anak-anak di Jawa Timur yang tidak mendapatkan pendidikan dan kepengasuhan yang layak.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi juga menjelaskan bahwa masalah lingkungan sosial selama ini sangat menentukan dalam hal pendidikan anak.

“Masalah umum pada keluarga miskin adalah terbengkalainya proses pengasuhan anak di luar jam sekolah. Di lingkungan keluarga miskin, mudah ditemukan anak-anak bekerja membantu orang tuanya. Pekerja anak ini menjadi salah satu isu penting tidak hanya dalam bidang perburuhan, tapi juga pendidikan. Banyak anak terpaksa drop out sekolah karena dipaksa oleh untuk turut menyangga ekonomi keluarga. Anak-anak yang semestinya mendapat pendidikan dan pengasuhan yang baik dan berkualitas, akhirnya tumbuh menjadi orang dewasa yang tetap berada dalam lingkaran kemiskinan keluarga yang turun-temurun,” jelas Wahid Wahyudi.

Ia juga memastikan bahwa salah satu program unggulan Jatim Cerdas Pemprov Jatim ini akan terus dikembangkan melalui kerja sama dengan pesantren-pesantren di Jawa Timur, yang sudah memiliki pengalaman panjang dalam kepengasuhan anak.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, KH. A. Hamid Mannan Munif, menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada Gubernur Jawa Timur yang telah dipercaya untuk menjalankan “pilot project” program Pesan Aman di Jawa Timur.

“Insyaallah, kami bersama seluruh jajaran pengelola, ustadz, dan ustadzah di PP Nasyrul Ulum akan mengemban amanah ini dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, sehingga apa yang dicita-citakan Ibu Gubernur dalam Nawa Bhakti Satyanya kami dapat memberikan sumbangsih nyata untuk mewujudkannya,” tegas kiai kharismatik ini. (tim)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...