Rabu, 02 Desember 2020 19:47

6 Bulan Direksi PD. Sumberdaya dan PDAM Bangkalan Dijabat Plt, DPRD Dianggap Tak Lakukan Pengawasan

Senin, 12 Oktober 2020 11:55 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ahmad Fauzi
6 Bulan Direksi PD. Sumberdaya dan PDAM Bangkalan Dijabat Plt, DPRD Dianggap Tak Lakukan Pengawasan
Direktur Rumah Advokasi Rakyat (RAR) Bangkalan, Risang Bima Wijaya.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Direktur Rumah Advokasi Rakyat (RAR) Bangkalan, Risang Bima Wijaya menganggap Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Bangkalan tidak melakukan tugas fungsi sebagai dewan pengawas.

Hal ini karena hingga kini belum ada pejabat definitif di Direktur BUMD PD. Sumberdaya dan Direktur PDAM Sumber Pocong. Selama 6 bulan belakangan, jabatan tersebut diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.).

"Sesuai Pasal 72 PP 54 Tahun 2017 dan Pasal 11 ayat (1) dan ayat (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2007, keputusan Kepala Daerah terkait penunjukan Plt ini hanya berlaku selama 6 bulan. Tapi kedua direktur ini lebih dari 6 bulan. Bahkan lebih dari satu tahun," ungkapnya saat melakukan sesi wawancara di program San Rasan melalui kanal YouTube channel Lingkar Jatim yang diunggah Senin (12/10/2020).

"Apalagi, jabatan kedua Plt. Direktur tersebut merupakan mantan pensiunan yang mana SK-nya diberikan oleh Bupati Bangkalan. Dan itu telah melanggar seluruh aturan tentang Plt. dan direksi," tambahnya.

Dengan keadaan ini, dirinya menganggap DPRD Bangkalan sebagai badan pengawas tidak berfungsi. Bahkan tidak difungsikan. Menurutnya, pengangkatan direktur ini perlu adanya persetujuan dari badan pengawas, salah satunya yakni DPRD Bangkalan.

"DPRD terkesan membiarkan keadaan ini terus berlanjut. Terkesan tidak berdaya terhadap BUMD PD Sumberdaya dan PDAM," ujarnya.

Diakuinya memang, ada beberapa dari anggota dewan yang bersuara terkait permasalahan ini. Namun, kurang mendapatkan respons dari anggota yang lainnya.

Risang berharap anggota DPRD Bangkalan bertindak, karena penggunaan anggaran di BUMD yang direksinya dijabat oleh Plt. yang ilegal adalah pelanggaran hukum. Pasalnya, masa jabatan Plt. sudah berbulan-bulan.

"Sedangkan bupati kalau ditanya media pasti akan menjawab, masih menunggu direksi definitif. Nah, itu tidak boleh ditunggu, karena yang membentuk panitia itu bukan bupati, jadi bupati itu tidak perlu capek-capek," terang Risang yang juga merupakan aktivis senior di Bangkalan.

DPRD Bangkalan tidak berfungsi melakukan pengawasan. Terlihat seperti permasalahan yang ada di BUMD ini dibiarkan seolah olah pembentukan direksinya kebal hukum. Sehingga seenaknya mengelola keuangan karena merasa tidak diawasi, dan DPRD dianggap sebagai backing dari mereka," pungkasnya. (ida/uzi/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...