Disaksikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Muhadjir Effendy, penghargaan kepada RS dr Soetomo itu diserahkan secara virtual, Selasa (14/10/2020). foto: ist/ bangsaonline.com
Sementara Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. Soetomo, Joni Wahyuhadi mengatakan, penghargaan tersebut bisa diperoleh tak lain berkat dukungan dan bimbingan dari Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekdaprov Jatim. Selain itu, juga atas dukungan semua pihak termasuk Kementerian Kesehatan dan para donator sehingga berbagai inovasi dan riset bisa dikembangkan di RSUD dr. Soetomo.
“Kami sangat bersyukur bisa memperoleh penghargaan ini, dan tentunya semua ini bisa kami peroleh berkat bimbingan dan dukungan dari Ibu Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, serta Bapak Sekdaprov Jatim,” terang Joni.

(dr. Joni Wahyuhadi. foto: unair)
Joni menjelaskan, bahwa sebelumnya RSUD dr Soetomo harus bersaing dengan RS Tipe A di seluruh Indonesia. Hingga, tersisa tiga besar yaitu RSUD dr Soetomo, RSCM Jakarta, dan RS dr Soerojo Magelang. Kemudian, ketiga RS tersebut diminta untuk presentasi secara virtual terkait layanan RS termasuk pelayanan Covid-19, serta tim penilai juga melakukan survei secara langsung ke masing-masing RS
“Jadi saat presentasi kami menyampaikan berbagai inovasi yang ada di RSUD dr Soetomo. Dan salah satunya yaitu Layanan Informasi dan Edukasi Ruang Isolasi Khusus (LINE RIK), di mana implementasinya semua berbasis teknologi,” ungkap Joni yang juga sebagai Ketua Gugus Kuratif Satgas Covid-19 Jatim.
Joni mengaku, bahwa salah satu faktor yang menyebabkan terpilihnya RSUD dr. Soetomo adalah karena adanya inovasi LINE RIK. Di mana, keberadaan inovasi selain untuk edukasi keluarga pasien Covid-19 juga untuk menjaga physical distancing sehingga efektif mengurangi penularan dari keluarga yang OTG (Orang Tanpa Gejala) kepada tenaga kesehatan. (tim)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




