Senin, 17 Mei 2021 23:09

Warga Perumahan Citra Surya Mas Sulap Tempat Sampah​ Jadi Hamparan Sayur

Jumat, 30 Oktober 2020 20:16 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Warga Perumahan Citra Surya Mas Sulap Tempat Sampah​ Jadi Hamparan Sayur
Warga Perumahan Citra Surya Mas, Desa Jumputrejo RT 30 RW 10 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo menyulap tempat sampah menjadi tempat budidaya dan spot untuk berswafoto.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Warga Perumahan Citra Surya Mas, Desa Jumputrejo RT 30 RW 10 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo menyulap tempat sampah menjadi tempat budidaya dan spot untuk berswafoto. Di sini warga tak hanya bisa menikmati hamparan tanaman sayur mayur, namun juga bisa memanfaatkan untuk berswafoto bersama teman maupun kerabat terdekatnya.

Di lokasi itu, warga dimanjakan dengan hamparan tanaman yang anti bahan kimia di antaranya sejumlah sayur mayur seperti bayam, kangkung, tomat, cabai, terong dan lain sebagainya. Karena tanaman di sini tidak menggunakan pupuk yang terbuat dari bahan kimia. Tak hanya itu, warga juga memanfaatkan lahan yang dulunya tak terurus itu menjadi kolam untuk dijadikan tempat ternak ikan lele, nila, dan tanaman toga.

Ketua RT 30 Perumahan Citra Surya Mas, Desa Jumputrejo, H. Imam Mukozali mengatakan, tempat itu dulunya merupakan tempat sampah ditumbuhi rumput ilalang dan rumput yang tinggi. Bahkan, tak sedikit warga yang enggan untuk lewat di area itu. Karena di tempat ini dulunya tempat pembuangan sampah warga yang tak terurus. Rumputnya yang tinggi membuat warga yang lewat di sini ketakutan, karena dikhawatirkan ada ular yang keluar dari semak-semak atau ilalang tinggi.

“Dulunya ini tempat sampah. Orang yang lewat sini saja takut karena tempatnya gelap dan rimbun. Setelah warga melakukan aksi swadaya, akhirnya lahan seluas sekitar setengah hektar ini kami ubah menjadi tempat yang asri dan diharapkan bisa menjadi inspirasi. Sehingga warga di lingkungan ini menjadi energic dan terdepan sesuai dengan slogan RT 30 yang selalu ke depan dalam berusaha,” kata Imam Mukozali, Jumat (30/10/2020).

BACA JUGA : 

1 Ekor Musang yang Sering Berkeliaran di Perum Pondok Candra Sidoarjo Tertangkap, 3 Masih Buron

Masalah Surat-surat dan Sertifikat Klir, PT Sabrina Laksana Abadi Minta Customer Tak Khawatir

Kahuripan Nirwana Sidoarjo Bakal Hadirkan Sekolah Al-Azhar

Mulai Bergeliat, ​Jaya Terra Group Kembangkan Hunian Asri Dekat Bandara

Untuk dana yang digunakan ini merupakan hasil swadaya dari warga. Hasil budidaya nantinya juga dikembalikan kepada warga. “Intinya dari warga, oleh warga, dan untuk kemaslahatan warga. Selama ini kita mengelolanya mandiri dari hasil swadaya warga di lingkungan RT 30 dan donasi dari warga yang kita kumpulkan tanpa ada paksaan. Sehingga dari inilah ada kesadaran masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan baik. Semoga ke depan ada bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Dengan adanya sejumlah tanaman dan bidudaya ikan yang dikemas dalam Badan Usaha Milik RT atau BUM Erte ini, diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk ketahanan pangan bagi warga sekitar di tengah pandemi Covid-19.

“Seberapa besar atau kecil iuran warga, intinya kita ingin membantu. Supaya di masa pandemi ini sebesar apapun yang dikeluarkan warga itu tidak memberatkan. Sehingga badan usaha milik RT ini diharapkan bisa memberikan solusi bagi warga, agar tidak berat-berat membayar iuran. Iuran itu di antaranya pengelolaan sampah, keamanan dan kegiatan sosial lainnya. Jika BUM Erte ini bisa berjalan tentu bisa mengurangi pengeluran warga. Kecil memang yang kita lakukan tapi saya berharap dengan adanya BUM Erte ini bisa memberikan manfaat bagi warga,” terangnya.

Pihaknya menyatakan tidak keberatan jika BUM Erte nantinya ada yang meniru atau ingin melakukan seperti yang diinisiasi oleh warga Perumahan Citra Surya Mas, Desa Jumputrejo RT 30 RW 10 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

“Kami justru senang jika ada yang ingin melakukan hal yang sama. Karena berbagi kebaikan dan memberikan manfaat kepada orang lain itu merupakan hal yang baik,” pungkas Imam.

Salah satu warga, Susanti mengaku senang dengan adanya BUM Erte ini. Pasalnya dengan BUM Erte ini lingkungan menjadi asri. Sleian itu, dengan adanya sayur mayur yang ada di tempat itu warga bisa memetik sendiri dan tidak perlu membeli jauh-jauh.

“Alhamdulillah, sayuran di sini sangat segar dan bagus karena penanamannya tidak memakai bahan kimia. Kami pun juga tak perlu belanja jauh-jauh. Di sini bisa langsung didapatkan dengan hasil tanam yang bagus," pungkasnya. (cat/ian)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Senin, 17 Mei 2021 18:27 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Munculnya buzzer dan influencer dalam media sosial (medsos) mengungkap realitas sosial keagamaan secara telanjang. Fenomena ini terlihat dari konten atau narasi yang diproduksi para buzzer dan influencer. Umpatan kasar...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...