Minggu, 07 Maret 2021 08:38

​Setrum Ikan di Sungai, 7 Orang Diamankan Warga Megaluh Jombang

Kamis, 12 November 2020 19:56 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Aan Amrulloh
​Setrum Ikan di Sungai, 7 Orang Diamankan Warga Megaluh Jombang
Ketujuh orang pencari ikan yang diamankan warga. Inset: Jiriken berisi ikan hasil tangkapan yang berhasil diamankan warga.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang Jawa Timur, mengamankan tujuh orang yang sedang mencari ikan di sungai, Selasa (10/11) lalu.

Usai diamankan, warga kemudian membawa ketujuh orang tersebut ke kantor polisi. Lantaran menganggap merusak lingkungan karena mencari ikan di aliran Sungai Avur (Kali Dor) dengan cara disetrum.

Kaur Kesra Desa Turipinggir, Mohammad Irfan mengatakan, aktivitas pencarian ikan dengan cara disetrum sudah lama meresahkan warga. Pasalnya, kegiatan tersebut bisa mengancam populasi ikan di sungai.

"Warga sini tidak menghendaki kalau disetrum, sangat meresahkan. Kalau disetrum bisa membunuh ikan yang kecil-kecil. Siapa pun boleh mengambil ikan di Sungai Avur yang melintasi desa ini. Namun dengan cara dijaring maupun dipancing saja," ucapnya.

Dijelaskan Irfan, pada hari Selasa sekitar pukul 12:00 WIB, warga di Dusun Paras mengetahui banyak orang yang mencari ikan di aliran Sungai Avur dengan cara disetrum.

Hal itu langsung membuat warga bergegas untuk meringkus para pencari ikan tersebut. Namun, upaya penangkapan hanya berhasil mengamankan 7 orang. Sedangkan lainnya berhasil meloloskan diri.

"Mereka sering nyari ikan di sungai sini. Sebenarnya kemarin itu banyak orang, namun kita hanya bisa mengamankan tujuh orang. Lainnya berhasil kabur saat kita tangkap," tutur Irfan.

Masih menurut Irfan, ketujuh orang pencari ikan yang berhasil diamankan tersebut, kemudian dilaporkan ke polsek setempat.

Mereka kemudian digiring oleh anggota polisi ke Polsek Megaluh dengan diangkut mobil polisi beserta beberapa jiriken berisi ikan-ikan kecil.

Ketujuh orang yang diamankan di Polsek Megaluh tidak diproses hukum. Para pelaku hanya diberikan imbauan dan diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Para pelaku hanya diberi peringatan, jangan sampai diulangi lagi. Bikin surat pernyataan. Pemerintah Desa Tanjunggung juga hadir saat itu. Mediasinya kemarin di Polsek Megaluh," tegas Irfan.

Sementara, Sekretaris Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Hendra Wijaya membenarkan bahwa ketujuh orang yang ditangkap adalah warganya. Mereka diamankan oleh warga dan Pemdes Turipinggir saat sebelum beraktivitas mencari ikan. Namun ketujuh warganya sudah berada di pinggir Sungai Avur setempat.

"Kronologinya itu mereka belum sampai turun ke sungai. Tapi memang mau mencari di sungai itu. Di situ memang banyak kelompok yang sedang mencari ikan. Lainnya melarikan diri, tapi warga saya tidak melarikan diri," ujar Hendra.

Disebutkan Hendra bahwa persoalan itu sudah selesai dalam mediasi di Polsek Megaluh. Pihaknya juga mewanti-wanti warganya untuk tidak mengulangi perbuatan serupa. "Kami mengimbau untuk tidak melakukan hal serupa yang bisa merusak lingkungan," ucapnya.

Kapolsek Megaluh, AKP Darmaji membenarkan bahwa pihaknya telah memediasi para pelaku dengan Pemerintah Desa Turipinggir. Kedua belah pihak sepakat damai dan tidak meneruskan masalah ke proses hukum.

"Sudah diselesaikan kedua pihak perangkat desa. Sudah selesai, mereka sepakat tidak mengulangi lagi," pungkas kapolsek. (aan/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...