Selasa, 09 Maret 2021 13:42

Samakan Wartawan dengan Maling, Aliansi Jurnalis Pasuruan Geruduk Dinas Pendidikan

Rabu, 18 November 2020 17:43 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Samakan Wartawan dengan Maling, Aliansi Jurnalis Pasuruan Geruduk Dinas Pendidikan
Puluhan wartawan AJPB saat mendatangi Dinas Pendikan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Belasan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu (AJPB) ramai-ramai mendatangai Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Rabu (18/11/2020). 

Kedatangan mereka menuntut klarifikasi Kepala SMPN 2 Purwodadi, Didik Primadianto terkait pernyataan "maling" yang diucapkan kepada Aziz, jurnalis dari Pojok Kiri.

Puluhan wartawan ditemui langsung oleh Sekretaris Dispendik Pasuruan Heri Mulyono, dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Solichin, serta Kepsek SMPN II Didik Primadianto. Dalam audiensi tersebut, AJPB mendesak pihak dinas memberikan sanksi tegas berupa pencopotan Didik dari jabatannya.

"Kita meminta kepada dinas terkait untuk memberikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan lantaran kalimat “maling“ yang diucapkan sang kepala sekolah tidak pantas," jelas Hendrik, koordinator AJPB.

Sulistyawan, Kabiro Pojok Kiri Pasuruan, juga meminta dispendik memberikan rekomendasi kepada BPKD agar mencopot Didik dari jabatannya sebagai sebagai Kepala SMPN II. "Tidak pantas kepala sekolah dipimpin orang model seperti ini," ucapnya.

Aziz, wartawan Pojok Kiri menceritakan kronologi dirinya dikatakan 'maling' oleh Didik Primadianto. Yakni bermula tatkala dirinya mendatangi sekolah tersebut untuk meliput pembangunan rehab bangunan pada Jumat (13/11/2020) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Di lokasi terdapat 6 pekerja dan kondisi pagar sekolah terbuka. Tidak bertemu dengan pejabat sekolah, lantas ia memutuskan untuk pulang.

Di hari berikutnya, dirinya ditemui Didik di ruangannya. Dalam perbicangan tersebut, Didik mengatakan orang yang masuk ke lingkungan sekolah di luar jam dinas, sama dengan maling.

Dalam kesempatan itu, Didik Primadianto akhirnya meminta maaf kepada seluruh rekan Jurnalis Pasuruan yang tersinggung atas ucapannya. "Saya khilaf pada saat itu, tidak ada kesengajaan. Saya sedang capek pada saat itu," katanya di hadapan para jurnalis. (bib/par/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Selasa, 09 Maret 2021 06:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata banyak orang – bahkan pejabat - yang justru positif Covid-19 setelah vaksin sinovac. Loh? Kenapa? Lalu apa manfaat vaksin?Nah, tulisan Dahlan Iskan pagi ini, Selasa, 9 Maret 2021, menjawab pertanyaan-pertany...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...